Pemko Medan Mau Bikin Kota Tua Bak Semarang, DPRD: Jangan Kebanyakan Rencana!

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 15:44 WIB
Kesawan
Kesawan. (Foto: Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Pemko Medan merencanakan penataan kawasan Kesawan Medan seperti Malioboro hingga Kota Tua Semarang. DPRD Medan meminta Pemko Medan tak kebanyakan rencana.

"Pemko Medan itu nggak perlu banyak rencana. Mereka kemarin sudah merencanakan itu sebagai Kota Wisata. Itu sah-sah saja Kota Tua, dibentuk kuliner, bisa saja dibentuk beberapa heritage itu menjadi Kota Tua itu kan luas, ada Tjong A Fie, Mesjid Bengkok, ada sejarah madrasah pertama kali Al Washliyah berdiri, banyak objek yang bisa dimanfaatkan," ucap Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga, Jumat (6/3/2020).

Dia menilai Pemko Medan harus segera mengeksekusi rencana penataan kawasan itu. Dia khawatir rencana penataan bisa berubah lagi jika ditunda-tunda.

"Kita sepakat jangan banyak rencana, sudah dibuat, rencana b, rencana c, berubah lagi. Laksanakan saja apa yang mau dibuat untuk kemajuan Kota Medan dan yang bisa mengundang wisatawan di Kota Medan," tuturnya.

Ihwan mengingatkan Pemko Medan harus mengantisipasi banyaknya pungutan liar ataupun preman di kawasan Kota Tua jika nanti jadi dibuat. Dia meminta Pemko Medan berkoordinasi dengan polisi.

"Itu paling utama. Kita harus jaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Pungutan liar itu harus tegas, Pemko Medan koordinasi dengan kepolisian. Apapun ceritanya, orang mau berkunjung harus nyaman," ucap politikus Gerindra ini.

Sebelumnya, Pemko Medan mengatakan ingin membuat lokasi wisata malam untuk warga berkumpul mencicipi kuliner sembari menikmati suasana kota. Plt Wali Kota Akhyar Nasution mengatakan, untuk merealisasi hal tersebut, Pemko akan melakukan penataan di kawasan Kesawan seperti Malioboro, Yogyakarta.

"Kota Medan juga nantinya memiliki wisata malam layaknya Kota Yogyakarta tepatnya di Jalan Malioboro. Masyarakat juga akan dapat mencicipi kuliner sambil menikmati suasana Kota Medan di malam hari," ujar Akhyar, Kamis (13/2).

Kini, Akhyar mengatakan Pemko Medan juga bakal meniru Kota Tua Semarang dalam penataan kawasan Kesawan. Hal itu disampaikan Akhyar usai meninjau Gedung Warenhuis di Jalan Hindu, Kecamatan Kesawan, Medan, Jumat (6/3/2020). Dia mengatakan ide penataan seperti Kota Tua Semarang itu muncul berdasarkan kunjungan kerjanya ke Semarang.

"Sebelum merevitalisasi Kota Tua Semarang, Pemkot Semarang menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain mengatasi banjir rob, Pemkot Semarang juga harus merapikan kabel jaringan listrik yang berseliweran. Untuk merevitalisasi Kota Tua, Pemkot Semarang butuh waktu 25 tahun. Sebab, perencanaan telah dimulai tahun 94 dan baru selesai 3 tahun lalu," jelas Akhyar.

Simak Juga Video "Corona Masuk RI, Ketua DPRD DKI: Formula E Harus Dihentikan Dulu"

[Gambas:Video 20detik]

(haf/idn)