Penanganan Corona, Hendropriyono: Menteri Jangan Suruh Rakyat Berdoa, Kerja!

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 05 Mar 2020 16:46 WIB
Abdullah Makhmud (AM) Hendropriyono
AM Hendropriyono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono mengkritik penanganan virus Corona yang dilakukan pemerintah. Hendropriyono mengatakan pemerintah seharusnya melakukan aksi yang konkret.

Hendropriyono mengkritik menteri yang mengimbau masyarakat terus berdoa di tengah Corona yang sudah masuk Indonesia. Ketimbang melakukan itu, menteri diminta bekerja fisik.

"Menteri jangan nyuruh-nyuruh rakyat untuk berdoa. Karena itu urusan ulama dan para pimpinan umat. Menteri-menteri harus kerja fisik, yang nyata dilihat dengan pancaindra rakyat," ujar Hendropriyono kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Hendropriyono juga menyoroti aksi razia dan penindakan terhadap penimbun masker. Dikatakan Hendro, hal itu tak perlu dilakukan. Pemerintah menurutnya harus memacu industri kecil untuk memproduksi masker.

"Terhadap reaksi COVID-19, bukan razia yang diperlukan saat keadaan darurat pasar. Bukan melarang pedagang nimbun masker. Tapi pemerintah yang harus bantu pacu dengan kilat industri UKM masker. Industri itu kan sangat sederhana, yang sangat responsif terhadap permintaan pasar. Beda dengan penimbunan beras, karena hasil pertanian memang tidak responsif terhadap permintaan pasar yang mendadak," paparnya.

Selain mendorong industri dalam negeri skala kecil untuk produksi masker, keran impor masker harus dibuka demi memenuhi permintaan.

"Di samping itu buka keran impor masker secara cepat dari seluruh dunia," tutupnya.

Simak Video "AS Tingkatkan Anggaran Terkait Corona"

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/van)