Gunung Semeru, Satu dari Ratusan Gunung Berapi di Indonesia

Rosmha Widiyani - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 16:15 WIB
Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur juga mengelurkan luncuran awan panas sejauh 3 kilometer dari puncaknya.
Foto: Nur Hadi Wicaksono/Gunung Semeru, Satu dari Ratusan Gunung Berapi di Indonesia
Jakarta -

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, terlihat mengeluarkan awan panas pada Selasa (3/3/2020) pukul 17.33. Luncuran awan panas mencapai jarak tiga kilometer dari puncak, yang terlihat jelas dari kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.

"Status Gunung Semeru masih waspada level dua. Ada sedikit kenaikan aktivitas yaitu luncuran lava pijar yang mengarah ke wilayah Besuk Bang dan Curah Kembar dengan jarak luncur 3.000 meter," kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo.

Gunung Semeru adalah satu dari ratusan gunung berapi di Indonesia. Dikutip dari situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada 127 gunung berapi yang aktif pada 2019. Selain Gunung Semeru, masih ada Kelud dan Merapi yang merupakan gunung berapi paling aktif di Indonesia.

Dengan jumlah tersebut, tak heran jika Indonesia merupakan negara dengan jumlah gunung berapi aktif paling banyak di dunia.

Berikut beberapa info soal gunung api yang patut diketahui:

A. Letak geografis Indonesia dan gunung api

Letak geografis Indonesia mengakibatkan gunung berapi banyak terbentuk di zona pertemuan lempeng Euranasia dan Indo Australia. Gunung Semeru merupakan satu dari total 35 gunung berapi di wilayah Jawa dan Selat Sunda. Sumatera punya 44 gunung berapi, 31 di pulau Sunda Kecil, sembilan di Laut Banda, 14 di Sulawesi dan Pulau Sangihe, serta 16 di Halmahera dalam kondisi aktif, istirahat, atau sudah tidak aktif.

Indonesia terletak di jalur pertemuan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik, yang merupakan jalur pegunungan di Indonesia untuk gunung api. Rangkaian gunung berapi tersebar dalam garis lengkung mulai dari Pulau We hingga Maluku, dan Sulawesi hingga Sangihe Talaud. Gunung berapi di Indonesia tidak hanya terletak di darat, seperti Gunung Semeru, tapi juga di laut misal Gunung Krakatau.

B. Tipe gunung api

Gunung Semeru yang terpantau mengeluarkan awan panas adalah gunung berapi tipe strato dengan kubah lava. Saat ini, ada lima tipe gunung api berdasarkan bentuknya di dunia yaitu

a. Strato

Selain Semeru, Gunung Merapi adalah volcano mountain dengan tipe yang sama. Tipe ini tersusun atas susunan lapisan batuan akibat erupsi beberapa kali.

b. Perisai

Tipe ini bisa ditemukan pada gunung berapi di Hawaii, Amerika. Bentuk ini tersusun atas aliran lava yang mengendap saat masih cair sehingga tidak bisa membentuk kerucut.

c. Kerucut bara

Tipe cinder cone ini memiliki abu an pecahan kecil batu vulkanik menyebar di puncaknya. Sebagian besar gunbung membentuk mangkok di puncak.

d. Kaldera

Gunung berapi terbentuk dari ledakan kuat hingga melempar bagian atas dan tepinya. Contoh tipe ini adalah Gunung Bromo dengan kaldera Tengger.

e. Maar

Gunung api ini terbentuk dari letusan magma yang tercampur air bawah tanah. Tipe ini biasanya pendek dan tampak seperti danau biasa jika terisi air.

Sedangkan tipe gunung api berdasarkan catatan sejarah erupsinya adalah,

a. Tipe A, pernah erupsi sesudah tahun 1600

b. Tipe B, belum erupsi setelah tahun 1600

c. Tipe C, erupsinya tidak tercatat dalam sejarah

C. Status gunung api

Status gunung api tak selalu waspada seperti yang sekarang terjadi di Gunung Semeru. Indonesia memiliki empat status yang menjadi parameter kewaspadaan Gunung berapi,

1. Normal

Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma

2. Waspada

Ada peningkatan aktivitas gunung api dengan berbagai bentuk, misal luncuran awan panas. Kadang disertai gempa kecil akibat aktivitas magma atau materi gunung api lainnya

3. Siaga

Ada peningkatan aktivitas yang cukup signifikan mengarah pada erupsi. Letusan mungkin terjadi dalam dua minggu jika aktivitas terus meningkat

4. Awas

Letusan atau erupsi terjadi dalam waktu 24 jam diawali abu dan asap. Bencana berisiko terjadi jika evakuasi tak dilakukan sebelumnya

D. Erupsi gunung api

Erupsi gunung api memiliki tiga tipe berdasarkan sumber kejadiannya. Tipe tersebut adalah magmatik, freatomagmatik, dan freatik.

1. Erupsi magmatik

Tipe ini berasal dari magma yang terdorong ke atas akibat tekanan. Erupsi ini mirip cola yang dikocok hingga muncrat dan berbusa.

2. Erupsi freatomagnetik

Erupsi ini menghasilkan abu vulkanik akibat interaksi magma dengan air.

3. Erupsi freatik

Tipe erupsi gunung api ini berasal dari letusan akibat uap air yang dipanaskan magma. Erupsi dapat dilihat saat meletusnya Gunung Tangkuban Perahu.

Simak Juga Video "Detik-detik Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Km"

[Gambas:Video 20detik]



(row/erd)