Mahfud Md Dengar Kabar Abu Sayyaf Minta Rp 4 M agar 5 WNI Bebas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 18:32 WIB
Ilustrasi Tentara Filipina-Abu Sayyaf
Foto Ilustrasi (Basith Subastian/detikcom)
Jakarta -

Beredar kabar komplotan Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar Rp 8,4 miliar untuk membebaskan 5 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera. Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan belum mendengar kabar tersebut.

"Tadi saya membaca ya running text bukan Rp 8,4 miliar. Rp 4 miliar kali ya. Saya belum membicarakannya dan saya belum mendengar," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

Mahfud menuturkan pemerintah belum membicarakan soal kabar tersebut. Dia memperkirakan kabar itu baru muncul hari ini, sehingga dia akan segera membicarakan hal tersebut.

"Saya kira baru hari ini info nya, jadi belum sempat kami bicarakan. Nanti akan segera dibicarakan," tuturnya.

Untuk diketahui, sebanyak 5 WNI yang diculik komplotan Abu Sayyaf di perairan Malaysia masih disandera. Sebelumnya Mahfud mengatakan pemerintah terus berupaya menyelamatkan para WNI itu.

"Kalau yang diculik sekarang sedang upaya penyelamatan yang dilakukan seperti biasa. Ada operasi yang di situ dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri, BIN, BAIS, dan sebagainya, terus berjalan," kata Mahfud.

Simak Video "Suasana Haru Korban Sandera Abu Sayyaf Bertemu Keluarga"

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2