Bandar Narkoba di Bantul Didor, Ganja hingga Sabu 1 Kg Disita

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 13:14 WIB
Barang bukti narkotika dari bandar di Bantul
Foto: Bandar narkoba di Bantul yang didor (Pradito/detikcom)
Bantul -

Polisi meringkus Samudera Wahyu Herlangga (29) alias Aga, warga Kota Yogyakarta karena memakai dan mengedarkan narkoba. Barang bukti sabu seberat 1,1 kg, ganja, tembakau gorilla hingga obat psikotropika juga disita.

Saat ditangkap pria yang indekos di Dusun Krapyak Wetan, Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul itu melawan. Aga pun didor.

"Jadi tersangka sudah menjadi target lama, sudah kita pantau dan kemarin Minggu (1/3) dapat informasi lalu ditindaklanjuti Kasat (Resnarkoba) untuk lidik," kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono saat jumpa pers di lobby Mapolres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, Selasa (3/3/2020).

Kemudian pada Senin (2/3) sekitar pukul 02.00 WIB, terlihat satu unit mobil warna putih berhenti di indekos Aga. Polisi yang curiga lalu melakukan penyergapan terhadap mobil tersebut.

"Ternyata yang bersangkutan (Aga) ada di dalam mobil, inisialnya SWH (Samudera Wahyu Herlangga) alias Aga warga Kadipaten Wetan, Keraton (Kota Yogyakarta)," katanya.

Polisi lalu melakukan penggeledahan di indekos Aga. Namun, saat akan dilakukan penggeledahan, Aga berniat kabur.

"Tersangka ini sempat mencoba kabur saat polisi mau menggeledah (indekosnya). Sehingga kita ambil tindakan secara terukur (tembak kakinya) kepada tersangka," ujarnya.

Bandar Narkoba di Bantul Didor, Ganja hingga Sabu 1 Kg DisitaFoto: Penampakan barang bukti narkotika dari bandar di Bantul (Pradito/detikcom)

Usai melumpuhkan Aga, polisi melakukan penggeledahan di indekos Aga. Dari penggeledahan tersebut, polisi mendapati narkotika jenis sabu beserta alat hisapnya, ganja, tembakau gorilla dan ribuan butir obat berbahaya.

"Dari penggeledahan kita dapati barang bukti sabu beratnya 1138,5 gram atau 1,1 kilogram. Kemudian tembakau gorilla 25,68 gram, ganja 25,58 gram, Riklona 15 butir, obat daftar G 1000 butir," katanya.

"Lalu ada timbangan digital 3 buah, alat hisap sabu atau bong 3 buah, korek api 2 buah, alat perekat plastik, plastik, 9 smart phone, 5 kartu ATM dan uang Rp 1 juta," sambung Wachyu.

Simak Juga Video "Belajar dari YouTube, Peracik Sabu Home Industry di Cipayung Diciduk"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2