Arab Setop Umroh, Asosiasi Travel Medan Galau Visa Jemaah Expired

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 12:49 WIB
KJRI Jeddah memfasilitasi pemulangan jemaah umrah ke Indonesia. Sebanyak 9.995 jemaah umrah telah dipulangkan ke Tanah Air pada 2 Maret 2020.
Foto: Suasana pemulangan WNI (dok. Istimewa/KJRI Jeddah)
Medan -

Asosiasi travel umroh di Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengaku belum mendapat penjelasan resmi soal nasib visa umroh para jemaahnya. Mereka berharap ada kejelasan soal perpanjangan visa, jika masa berlakunya kadaluarsa.

"Bahayanya di visa ini. Validasinya itu terbatas, kemudian andai dia sudah expired ini gimana solusinya? Kan fisiknya sudah dikeluarkan, apakah ada pengampunan itu bisa diperpanjang kembali, itu yang kita tunggu-tunggu sampai saat ini. Bahkan isu yang keluar itu bukan yang kita harapkan. Isu yang keluar itu, karena (visa) sudah dikeluarkan provider tidak bertanggungjawab lagi. Kalau ada reissued, itu ada pembiayaan lagi," kata Ketua Asosiasi Muslim Travel Sumatera (Amtas), Zainuddin, Selasa (3/3/2020).

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi menyetop sementara masuknya WNA demi menghindari negaranya terdampak virus Corona atau Covid-19. Para agen travel menanyakan masa berlaku visa karena untuk menerbitkannya, jemaah harus mengeluarkan sejumlah uang.

Dia mengatakan sebenarnya ada asuransi senilai USD 51 yang dibayar saat proses pengajuan visa. Dia berharap asuransi tersebut bisa digunakan dalam kondisi saat ini.

"Apa kegunaannya kalau untuk ini kita harus membayar dengan harga yang baru andai itu terbakar. Di sinilah kita yang galaunya ini. Kalau kita sampaikan ke jemaah pasti tidak mau mengerti, pasti keberatan," ucapnya.

Zainuddin menyebut penyetopan sementara umroh oleh Saudi juga berdampak pada tiket pesawat dan hotel. Namun, dia mengatakan maskapai dan hotel bisa memahami kondisi dan mau melakukan penjadwalan ulang.

Selanjutnya
Halaman
1 2