Ketua MPR Apresiasi Milenial yang Mau Terjun ke UMKM

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 01 Mar 2020 11:41 WIB
MPR RI
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah generasi milenial Indonesia yang berani terjun langsung dalam mengembangkan UMKM. Apalagi besarnya pangsa pasar yang bisa dijangkau, membuat potensi pengembangan UMKM khususnya sektor kuliner sangat besar. Ia bilang, yang terpenting jeli melihat peluang, punya perbedaan dan keunikan, serta kekhasan tersendiri.

"Gaya milenial sangat berbeda dengan kita yang old school. Milenial sangat suka nongkrong, ngopi-ngopi, mencoba berbagai makanan, sambil menikmati suasana kafe. Tak sekadar menghabiskan waktu, dari nongkrong inilah tak jarang mereka saling berkolaborasi menciptakan berbagai peluang usaha. Karenanya tak heran jika pertumbuhan usaha kuliner meningkat. Lapangan pekerjaan tercipta, pemasukan negara dari pajak meningkat," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (1/3/2020).

Ia mengutip dari data Riset Ekonomi UOB Indonesia tentang tingkat pendapatan berbagai segmentasi populasi antara tahun 2010 dan 2019. Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini saat membuka Kafe Lekker Djakarta milik putera keduanya Dimaz Nizar Soesatyo memaparkan, pendapatan riil kaum milenial tumbuh 8,6 persen per tahun secara tingkat pertumbuhan bertahap (compound annual growth rate). Seiring meningkatnya pendapatan, di sisi lain akan membuat pengeluaran konsumsi pribadi bisa meningkat.

"Yang tadinya tidak suka nongkrong, karena pendapatan naik, jadi suka nongkrong. Yang tadinya tak suka mencoba makanan baru, jadi ingin mulai memanjakan lidahnya berpetualang. Semua ini adalah peluang usaha. Tinggal kejelian masing-masing owner menarik konsumen. Di sinilah seninya berusaha. Menjadi berbeda sangat penting," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini mengingatkan bahwa cita rasa kuliner Indonesia sangat luar biasa. Kekayaan rempah dan seni memasak membuat begitu banyak hal yang bisa di explore. Tak melulu menampilkan sajian western atau mancanegara lainnya, kafe yang bisa menyajikan sajian Nusantara juga punya peluang usaha yang menjanjikan.

"Menggali cita rasa Nusantara, selain sebagai ide usaha, sekaligus sebagai perjuangan merawat kekayaan nasional bangsa. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, masih menyimpan begitu banyak kekayaan cita rasa. Jika jeli melihat peluang ini, Kafe Lekker Djakarta, bisa menjadi destinasi utama bagi penikmat rasa untuk bersantai, sekaligus memanjakan lidahnya berpetualang," pungkas Bamsoet.

Simak Video "Airlangga Sebut Omnibus Law 'Cilaka' Dorong Keberpihakan UMKM"

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)