Ma'ruf Amin Bicara Pentingnya RS Syariah di International Islamic Healthcare

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 12:17 WIB
Maruf Amin di International Islamic Healthcare, Conference and Expo (IHEX) 2020
Foto: Ma'ruf Amin di International Islamic Healthcare, Conference and Expo (IHEX) 2020 (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri International Islamic Healthcare, Conference and Expo (IHEX) ke-3 Tahun 2020. Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf mengingatkan pentingnya Rumah Sakit (RS) berbasis syariah.

"Dengan hadirnya RS Syariah, masyarakat saat ini memiliki pilihan untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan tindakan medis yang sesuai dengan prinsip syariah," kata Ma'ruf di Cendrawasih Room, JCC, Jakarta, Sabtu (29/2/2020).

Ma'ruf mengatakan, RS Syariah akan memiliki keunggulan tersendiri. Ma'ruf memberi contoh semisal memiliki suasana Islami, jaminan makanan halal, hingga pakaian pasien dicuci sesuai dengan cara syariah.

"RS Syariah memiliki nilai tambah daripada RS konvensional, yaitu selain harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), juga mempunyai attitude value yang menerapkan cita rasa Islami atau syariah dalam pelayanannya," jelas Ma'ruf.

"Yang sesuai dan mengajarkan prinsip syariah, makanan yang halal, cara mencuci pakaian baju juga sesuai kaidah syariah," sambungnya.

RS Syariah ini, disebut Ma'ruf, memiliki potensi besar karena mayoritas warga Indonesia beragama Islam. Ma'ruf berharap kehadiran RS Syariah dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasiona, dan masyarakat dapat tenang dalam menjalani pengobatan.

"Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim dengan persentase 87,2% memiliki potensi yang sangat besar, dalam pengembangan upaya pelayanan kesehatan syariah. Pengembangan upaya pelayanan kesehatan syariah diharapkan, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan rumah sakit ini saya harap masyarakat menjadi tenang berada di rumah sakit syariah," pungkas dia.

Tonton juga video Ma'ruf Ingin Program 1 Juta Rumah Dinikmati Pekerja Informal:

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/aud)