Teganya Pabrik di Utara Jakarta Timbun Masker di Tengah Huru-hara Corona

ADVERTISEMENT

Round-Up

Teganya Pabrik di Utara Jakarta Timbun Masker di Tengah Huru-hara Corona

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 20:31 WIB
Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan terhadap sebuah pabrik alat kesehatan yang menimbun masker tanpa standar nasional Indonesia (SNI) di Cakung, Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020). Sejumlah barang bukti dan pekerja diamankan.
Polisi menggerebek pabrik masker ilegal di Jakut (Foto: Iswahyudi)
Jakarta -

Sungguh tega tindakan salah satu pabrik di Jakarta Utara. Mereka menimbun masker di tengah huru-hara virus Corona.

Pabrik itu terletak di Cilincing, Jakarta Utara. Polda Metro Jaya menggerebek pabrik yang menimbun masker itu pada Jumat (28/2/2020).

Total 10 pelaku, yakni YRH, EE, F, DK, SL, SF, ER, D, S, dan LF, diamankan dalam penggerebekan hari ini. Salah satu pelaku, YRH, merupakan penanggung jawab produksi.

"Kami baru saja melaksanakan penggerebekan di salah satu gudang di daerah (Gudang Central) Cakung. Ini adalah kawasan gudang di daerah Cilincing, Jakarta Utara, menyangkut adanya awal informasi kita dapat, hasil penyelidikan di tempat ini tempat penyimpanan masker, penimbunan masker," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Yusri mengatakan pabrik tersebut memang sengaja melakukan penimbunan untuk menaikkan harga jual masker di pasaran. Ini dilakukan karena wabah Corona yang saat ini sedang mendunia.

"Beberapa bulan ke belakang ini harga masker ini tiba-tiba melonjak terlalu tinggi di pasaran. Yang biasanya paling murah harga masker itu Rp 20 ribu, sekarang di pasaran sudah mencapai sekitar Rp 300 ribu. Bahkan barang masker ini pun hilang di pasaran karena kurang, karena sangat dibutuhkan," kata Yusri.

Total 30 ribu masker mereka timbun. Hasil produksi pabrik ini juga tidak berstandar. Pabrik ini awalnya memproduksi alat kesehatan, namun saat ramai virus Corona, mereka menimbun masker.

"Total semua yang berhasil kita amankan di sini sekitar 600 dus yang isinya kurang-lebih sekitar total 30 ribu. Dalam satu hari dia bisa produksi, kalau kita kalikan saja, dia menjual Rp 200 ribu, ini hasil kasar, itu dia bisa mendapat keuntungan Rp 200-250 juta dalam 1 hari," ucap Yusri.

Polda Metro Jaya masih mencari satu pelaku lainnya terkait penggerebekan pabrik yang menimbun 30 ribu masker ilegal di Cilincing, Jakarta Utara, ini. Pelaku tersebut diduga pemilik pabrik yang ada di kawasan tersebut.

"Pemiliknya sementara nggak ada di tempat, tapi kita tetap mengupayakan untuk menangkap pemilik gudang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di lokasi penggerebekan, Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Utara.

(gbr/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT