Tabrak Bumil hingga Tewas Saat Belajar Nyetir, Pelaku Tak Punya SIM

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 10:39 WIB
Ilustrasi SIM A dan C
Ilustrasi SIM (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Wanita berinisial FMS (29) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan ibu hamil, SR (26), dan janinnya di Palmerah, Jakarta Barat. FMS ternyata tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

"Kalau SIM ini yang bersangkutan belum punya SIM," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Barat Kompol Hari Atmoko saat dihubungi detikcom, Jumat (28/2/2020).

Hari mengatakan FMS bisa dikenai pasal tambahan karena tidak memiliki SIM itu. Namun, dia menyebut Pasal 310 ayat 3 dan ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2002 tetap jadi pasal utama.

"Iya, tapi makanya ini kan dikenakan pasalnya kan sudah di BAP sama polres, tapi yang pokoknya kan di pasal 310 ayat 3 dan ayat 4," ucap Hari.

Seperti diketahui, kecelakaan terjadi pada Sabtu (22/2) lalu. Korban tewas bersama janin berusia 5 bulan yang dikandungnya pada Minggu (23/2).

"Iya, itu kejadian sudah lama. Ibu berikut bayinya meninggal dunia," kata Kompol Hari Atmoko saat dihubungi detikcom, Kamis (27/2).

Simak Video "Detik-detik Ibu Hamil Ditabrak Pemobil di Palmerah"

[Gambas:Video 20detik]