Gerindra DKI Akan Tegur Anies Jika TIM Dijadikan Komersil

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 09:18 WIB
Proses revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) sudah mulai dilakukan hingga tahap II. Beberapa gedung juga sudah mulai proses pembongkaran.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Gerindra DKI Jakarta percaya ucapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Taman Ismail Marzuki (TIM) tidak dikomersilkan. Gerindra pun akan mengkritik Anies jika akhirnya TIM menjadi komersil.

"Insyaallah kita yakin. Kalau Pak Anies sudah nyatakan stetment itu, Fraksi Gerindra akan kawal keakuratannya. Kalau ada hal menyimpang atau terjadi komersialisasi kita pasti siap menegur beliau karena Gerindara pendukung yang waras," ucap Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Maulani, saat dihubungi, Kamis (27/2/2020).

Menurut Rani, TIM tidak boleh menjadi komersil. Seniman akan kesulitan mengakses TIM jika ada biaya sewa tinggi untuk menggunakan fasilitas di sana.

"Siapa mau datang, siapa mau bayar mahal. Kalau konser musik luar negeri orang berani bayar mahal. Kalau seniman kan nggak bisa," kata Rani.

Rani menduga ada miskomunikasi antara Anies dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Sehingga, ada beberapa hal yang perlu dikomunikasikan antara eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta.

"Kalau lihat bangunan nggak mungkin juga kalau tidak komersial, cuma masalah komunikasi. Karena apa yang dijelaskan oleh Pak Anies dengan JakPro, kami dari DPRD baru tahu," kata Rani.

Simak Video "Bangun Wisma Seniman di TIM, Anies: Bukan Mengejar Keuntungan"

Selanjutnya
Halaman
1 2