Tertahan di Soetta, Jemaah Umrah Harap Bisa Segera Diterbangkan ke Saudi

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 17:20 WIB
Jemaah umrah tertahan di Bandara Soetta.
Jemaah umrah tertahan di Bandara Soetta. (Foto: Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya, termasuk Indonesia. Jemaah RI yang sudah siap berangkat pun tertahan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

Pantauan di Terminal 3, Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020) pukul 16.30 WIB, terlihat jemaah umrah masih menunggu kepastian. Tampak juga beberapa jemaah duduk lantai ruang tunggu Terminal 3.

"Saya dari jam 3 (di sini)," kata salah satu jemaah, Tuti (35) di lokasi.



Tuti menerangkan masih belum ada kepastian kapan akan diberangkatkan umrah setelah adanya penghentian umrah dari pemerintah Saudi. Tuti hanya mendapat informasi, kalau perjalanannya ke Saudi ditunda.

"Bukan dicancel. di-reschedule. Karena kan keputusan harus dara sana (Arab Saudi), kalau di sana aman baru boleh," paparnya.

Tuti bersama 49 jemaah umrah lainnya terpaksa menunggu kepastian soal keberangkatannya ke Saudi. Di berharap bisa segera diberangkatkan umrah, apalagi hari ini seluruh persiapan sudah masuk ke bagasi pesawat.

"Ya cepat berangkat. Jangan lama-lama lah," ucap Susi.



Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (SAPUHI) Syam Resfiadi melaporkan jemaah umrah Indonesia per pukul 12.00 WIB sudah tidak bisa terbang ke Arab Saudi. Mereka tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

"Itu (laporan) langsung staf saya dari airport bahwa per jam 12 itu tidak boleh lagi ada penerbangan menuju ke Jeddah," kata dia saat dihubungi detikcom.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, warga negara asing ditunda sementara untuk masuk ke Arab Saudi dalam rangka umrah dan ziarah Masjid Nabawi. Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, memperjuangkan nasib jemaah yang sudah dapat visa.

"Berdasarkan komunikasi Dubes RI dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Mohammed Saleh Benten, diperoleh informasi bahwa Kementerian Haji dan Umroh sudah resmi menghentikan visa umrah untuk sementara. Dubes RI juga sedang perjuangkan nasib calon jemaah umrah yang sudah mendapatkan visa," bunyi keterangan KBRI Riyadh yang diterima, Kamis (27/2/2020).

Tonton juga Saudi Setop Umrah Gegara Virus Corona, Jokowi: Kita Hormati :

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)