Round-Up

Kabar Baru dari Rencana Observasi WNI di Pulau Sebaru

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 06:58 WIB
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan kepada WNI kru kapal World Dream saat menaiki KRI dr Soeharso yang difasilitasi TNI AL, di Selat Durian Kepulauan Riau, Rabu (26/2/2020). Sebanyak 188 awak kapal World Dream dievakuasi menggunakan KRI dr Soeharso menuju tempat observasi COVID-19 di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. ANTARA FOTO/Dispenal/wpa/ama.
Foto: Proses evakuasi 188 WNI ABK kapal pesiar World Dream. Mereka akan dibawa ke Pulau Sebaru. (ANTARA FOTO/Dispenal)
Jakarta -

Pemerintah menggelar misi kemanusiaan kedua terkait wabah virus corona. Setelah berhasil mengevakuasi-mengobservasi-mengembalikan ratusan WNI dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, CHina, Pemerintah menjemput 188 WNI dari kapal pesiar World Dream yang berhenti beroperasi akibat virus corona.

Hari ini, Selasa (26/2/2020), para WNI dijemput menggunakan KRI Soeharso milik TNI Angkatan Laut (AL). Area penjemputan adalah perairan Selat Durian, Kepulauan Riau (Kepri).

"TNI AL memfasilitasi evakuasi WNI Anak Buah Kapal (ABK) MV. World Dream menuju KRI dr. Soeharso-990 di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau, pada hari Rabu, tanggal 26 Februari 2020," tulis Dinas Penerangan (Dispen) TNI AL dalam keterangan resmi, hari ini.

Berikut kabar terbaru soal rencana observasi 188 WNI:

195 Personel Gabungan Ditempatkan di Pulau Sebaru

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono melepas 195 personel Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dari TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga untuk ditempatkan di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu sebagai lokasi observasi 188 WNI ABK World Dream. Dalam upacara pelepasan itu, Yudo memberi pesan kepada seluruh personel kalau ini merupakan tugas yang mulia. Total pasukan adalah 762.

Yudo mengatakan, meski tugas Kogasgabpad ini dilakukan secara mendadak, tak ada kata tidak siap. Sebab, prajurit dibentuk untuk melakukan tugas kapan pun dan di mana pun.

"Walaupun waktu yang diberikan cukup singkat, namun tidak ada yang tidak siap bagi prajurit kapan pun diperintah kita harus segera laksanakan kita buat organisasi kita siap segalanya, sekali lagi kita siap melaksanakan kegiatan," ujar Yudo di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (26/2/2020)

Di hadapan 195 personel Kogasgabpad, Yudo meminta agar semuanya dapat saling bekerja sama dengan baik. Sehingga, tugas yang dirasa sulit apabila dilakukan secara bersama akan dapat dilalui dengan baik.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4