Pengacara Soroti Pelimpahan Berkas Perkara Novel Baswedan: Ada Kejanggalan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 17:40 WIB
Alghiffari Aqsa (Dwi Andayani/detikcom)
Alghiffari Aqsa (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Tim Advokasi Novel Baswedan menyoroti pelimpahan berkas perkara penyiraman air keras terhadap Novel dari Polri ke Kejaksaan. Mereka menilai ada kejanggalan dalam pelimpahan berkas itu.

"Menurut kami, ada kejanggalan dalam pelimpahan perkara kepada Kejaksaan," kata anggota Tim Advokasi Novel, Alghiffari Aqsa, kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Alghiffari menilai Pasal 170 KUHP yang diterapkan Polri terhadap para pelaku penyerangan terhadap Novel terlalu ringan. Padahal, menurutnya, apa yang dialami Novel seharusnya masuk kategori percobaan pembunuhan atau penganiayaan berat.

"Kepolisian menggunakan pasal yang cukup ringan kepada tersangka (170 KUHP), padahal Tim Advokasi Novel Baswedan dan juga Novel dalam BAP-nya mengatakan bahwa tindak pidana kekerasan terhadap Novel merupakan percobaan pembunuhan ataupun penganiayaan berat," ujarnya.

Tak hanya itu, Alghiffari juga menyebut pernah mengirim surat ke Polri untuk meminta beraudiensi dan berkoordinasi dengan Kejaksaan. Namun, keinginan Tim Advokasi Novel Baswedan itu tidak direspons.

Untuk itu, Alghiffari menyebut proses penyidikan hingga prapenuntutan kasus Novel ini tidak transparan. Ia menuding ada sesuatu yang ditutupi oleh Polri.

Selanjutnya
Halaman
1 2