17 Daerah di Makassar Rawan Narkoba, Pemkot-BNN Arahkan Warga ke UMKM

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 15:04 WIB
Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dengan Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN, Brigjen Andjar Dewanto
Foto: Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dengan Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN, Brigjen Andjar Dewanto. (Noval-detikcom)
Makassar -

Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memerangi 17 daerah rawan narkoba di Makassar. Tahun ini, warga di Kelurahan Pampang mulai dibina dengan pertanian hingga UMKM.

"Kita lagi menyusun program-program bagaimana memberikan alternatif keterampilan bagi para mantan-mantan pengguna narkoba, agar mereka bisa hidup lebih sehat, lebih produktif, dan yang paling utama mereka punya alternatif lain. Antara lain kita arahkan dalam bidang pertanian, UKM, perikanan," ujar Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di kediamannya, Selasa (25/2/2020).

Iqbal mengatakan BNN telah mendata ada 17 kampung narkoba di Makassar. Tahun ini BNN bersama Pemkot Makassar menyasar warga di Pampang agar tidak lagi terjerumus ke narkoba.

"Itu pertimbangan (17 kampung narkoba) dari teman-teman BNN. Saat ini yang mau dibina tahun ini itu Pampang," kata Iqbal.

Pemkot Makassar bersama BNN saat ini masih meninjau kegiatan apa yang paling cocok untuk warga di Pampang. Kegiatan yang akan diajarkan ke warga antara lain pertanian, perikanan, UMKM, atau kah kerajinan tangan.

Selanjutnya
Halaman
1 2