ADVERTISEMENT

Pengacara Nurhadi cs Persoalkan SPDP, KPK: Penyidik Bekerja Sesuai Aturan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 23:17 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KP Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kuasa hukum eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Maqdir Ismail, menyebut penetapan tersangka terhadap kliennya melanggar aturan karena belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari KPK. KPK memastikan penyidik bekerja sesuai aturan hukum dan berhati-hati.

"Ya tentunya sesuai aturan-aturan hukum, sesuai mekanisme hukum acara. Penyidik selalu hati-hati dan menjalankan seusai aturan-aturan hukum acaranya," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Ali menyebut perihal SPDP ini juga menjadi salah satu materi gugatan praperadilan yang diajukan Nurhadi cs ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Untuk itu, Ali mengatakan KPK akan menjawab secara rinci perihal SPDP itu dalam sidang praperadilan.

"Kemudian nanti soal ini akan dijawab ketika nanti tim biro hukum KPK memberikan tanggapan, diberi kesempatan hakim memberi tanggapan terkait dengan materi praperadilannya," sebutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT