Ingin Sodetan Ciliwung Segera Selesai, PUPR: Bisa Alirkan 60 M Kubik Banjir

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 18:54 WIB
Salah satu proyek penanggulangan banjir adalah sodetan Ciliwung. Pihak Pemerintah Provinsi DKI diharapkan bisa segera bertindak meneruskan proyek tersebut.
Salah satu proyek penanggulangan banjir adalah sodetan Ciliwung. (Foto: Dok.)
Jakarta -

Kementerian PUPR berharap sodetan kali Ciliwung di Bidara China, Jakarta Timur, bisa selesai tahun ini. Sodetan itu dinilai bisa mengurangi banjir sekitar 60 meter kubik.

"Rencana yang sodetan Ciliwung kan masih menunggu penlok (penetapan lokasi) dari Pak Gubernur untuk penerapan lokasi lahan yang akan dibebaskan karena sodetan Ciliwung ke KBT baru 600 meter. Masih 660 meter lagi belum diselesaikan. Nah itu kalau sudah diselesaikan, 60 meter kubik banjir Ciliwung dapat dialirkan ke KBT (Kali Banjir Timur)," kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane, Bambang Hidayah, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2020).



Bambang berharap penerapan lokasi oleh Pemprov DKI Jakarta bisa segera selesai. Dengan demikian, Kementerian PUPR bisa membayar ganti rugi dan menyelesaikan proyek itu.

"Saya sih harapnya secepatnya (selesai) cuma kan di saat pemberkasan butuh waktu. Karena masyarakat itu kan harus dikumpulin. Kalau saya maunya secepatnya, tahun ini juga kalau bisa dikerjakan," ucap Bambang.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta sedang mendata dan menyosialisasi pembebasan lahan di Bidara Cina. Pemprov membentuk Tim Persiapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung.

Tim tersebut menyusun penlok yang akan dibebaskan. Kemudian, Kementerian PUPR akan mengkaji dan membayar lahan tersebut.

"Biasanya kan yang pimpin BPN. Nanti kalau sudah terberkas atau terpeta bidangnya baru diumumkan beberapa bidang. Setelah diumumkan beberapa bidang, nanti dikaji oleh tim appraisal untuk menilai berapa layaknya diganti penggantiannya," kata Bambang.

(aik/idn)