Diduga Depresi soal Ekonomi, Janda 3 Anak di Sulbar Gantung Diri

Abdy Febriady - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 16:38 WIB
Gantung diri live di Facebook
Foto: Ilustrasi gantung diri (Zaki Alfarabi/detikcom)
Polewali Mandar -

SS (47), janda tiga anak di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Polisi mengatakan SS diduga mengalami depresi karena kondisi ekonominya.

"(Bunuh diri) diduga disebabkan faktor ekonomi. Setelah saya konfirmasi dengan ibu kandung korban. termasuk beberapa warga, korban waktu mengandung anak pertama pernah mengalami gangguan kejiwaan, " jelas Kapolsek Tubbi Taramanu (Tutar), Iptu Hammadiah, kepada wartawan, Minggu (23/2/2020).

SS bahkan pernah menjadi korban pemasungan. "Beberapa tahun kemudian setelah melahirkan anak ketiga, korban pernah dipasung selama beberapa bulan," imbuh Hammadiah.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Polewali Mandar dan petugas medis Puskesmas Tutar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. SS tergantung dalam kondisi leher terlilit tali nilon di ruang tengah rumah pada pukul 06:30 Wita.

SS adalah warga terjadi di Dusun Patulang, Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu saksi, Hammadang, menceritakan korban pertama kali ditemukan anak bungsunya bernama Aidil (15).

"Yang pertama kali melihat korban itu adalah anaknya sendiri bernama Aidil. Dia yang langsung memberitahu warga terkait kondisi ibunya. Setelah mendapat informasi dari tetangga, saya langsung ke sini bersama tetangga untuk melihat kondisi korban yang sudah dalam posisi tergantung, sementara anaknya menangis di depan rumah," tutur Hammadang.

Saat kejadian korban sedang sendiri di rumah. Saat kejadian anak bungsu sedang menginap di rumah tetangga. Sementara dua anaknya yang lain telah berkeluarga dan tinggal di rumah masing-masing.

(aud/aud)