Anies Minta Cek Penyebab Atap 8 Ruang Kelas SMKN 24 Bambu Apus Ambruk

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 12:06 WIB
Atap 8 ruang kelas SMKN 24 Bambu Apus, Jaktim ambruk.
Atap 8 ruang kelas SMKN 24 Bambu Apus, Jaktim, ambruk. (Foto: Antara)
Jakarta -

Atap SMKN 24 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, ambruk. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta penyebab atap 8 ruang kelas ambruk itu dicek.

"Jadi saya sudah instruksikan SKPD untuk melakukan pemeriksaan. Cek apa yang terjadi sehingga peristiwa itu bisa muncul, dari situ nanti kita lihat hasilnya," ucap Anies kepada wartawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/2/2020).

Sebelumnya, delapan dari 17 ruang kelas di blok bangunan siswa Kelas X SMKN 24 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, tidak dapat difungsikan. Sebab, atap 8 ruang kelas itu ambruk.

"Kejadian tadi pagi jam 02.45 WIB, petugas jaga malam melaporkan ke kami ada atap kelas ambruk," kata Kepala SMKN 24 Bambu Apus, Tri Eriyani, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (21/2).

Atap yang ambruk itu di lantai dua ruang kelas X SMKN 24 Bambu Apus, Jalan Bambu Hitam, Cipayung, Jakarta Timur. Bangunan ruang kelas yang berjajar memanjang di sisi timur sekolah ambruk pada bagian konstruksi atap berbahan baja ringan. Akibatnya, genteng bangunan berhamburan jatuh hingga ke halaman sekolah.

Tidak ada korban luka maupun jiwa akibat peristiwa itu. Sebab terjadi pada dini hari, kegiatan belajar mengajar siswa belum dimulai.

"Di atas itu ruang teori saja. Hari ini kita kosongkan 17 ruang kelasnya karena berada satu lantai dengan delapan ruang kelas yang atapnya ambruk," katanya.

Tonton juga video Ruko di Matraman: Kualitas Buruk Berakhir Ambruk:

[Gambas:Video 20detik]

(aik/idh)