Stasiun Tanah Abang Akan Dilengkapi Area Integrasi TransJ sampai Ojol

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 20:14 WIB
Eskalator Stasiun Tanah Abang, sisi kanan untuk buru-buru
Stasiun Tanah Abang (Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun area integrasi transportasi di Stasiun Tanah Abang. Di sana, akan menjadi wilayah integrasi kereta api dengan beberapa angkutan dan kendaraan lain.

PKS tersebut disepakati pada Jumat (21/2/2020), dengan nama 'Pemanfaatan Lahan Guna Penataan Kawasan Integrasi Antar Moda.' PT KAI diwakilkan oleh Dadan Rudiansyah selaku Executive Vice President Daop 1 Jakarta, sementara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diwakilkan oleh Hari Nugroho sebagai Kepala Dinas Bina Marga.

Menurut keterangan dari PT KAI, PKS ini berkaitan dengan pemanfaatan lahan aset PT KAI di Stasiun Tanah Abang, untuk mendukung integrasi antar moda, seperti penyediaan area Trans Jakarta, pangkalan angkutan kota yang tergabung dalam JakLingko, Bajaj, ojek online, ojek pangkalan, dan area pedestrian.

"PT KAI berkomitmen untuk mendukung penataan kawasan integrasi antar moda sesuai program Pemerintah, dengan memanfaatkan lahan milik PT KAI sementara waktu. Hal ini dilakukan agar transportasi lebih tertata rapi, mengurai kemacetan yang disebabkan kendaraan yang berhenti di badan jalan," jelas Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah, dalam keterangannya, Jumat (21/2/2020).

"Melalui penandatanganan kerja sama pemanfaatan lahan PT KAI di Stasiun Tanah Abang, adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, secara khusus kepada pengguna kereta api," kata Dadan.

Selanjutnya
Halaman
1 2