Pemprov DKI Ubah Rencana: PKL Tak Jadi Berdagang di Atas Trotoar Sudirman

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 20:01 WIB
Jalan Tanjung Selor di kawasan ITC Roxy Mas, Jakarta, dipenuhi sejumlah PKL dan parkir liar. Hasilnya, jalan menjadi sempit dan fungsi trotoar hilang.
Ilustrasi PKL di trotoar/Foto: Rifkianto Nugroho

Ratu pun menjelaskan, pedagang yang akan ditempatkan bukanlah pedagang kaki lima (PKL). Namun, pengusaha UMKM yang dibina oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Dan kalian meski tahu bukan pedagang kaki lima yang akan ditaruh di situ, yang ditaruh di dalam situ adalah, binaan JakPreneur (program wirausaha) yang sudah dibina dan berhasil," ucap Ratu.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan menggodok kebijakan dan penataan pedagang di trotoar yang lebar. Menurutnya, ada trotoar-trotoar di Jakarta yang bisa digunakan tak hanya untuk pejalan kaki. Anies mengatakan jangan sampai trotoar Jakarta tidak merangkul kegiatan ekonomi PKL.

"Ya jadi begini, trotoar itu bisa memiliki fungsi lebih dari satu, untuk pejalan kaki tapi juga untuk yang lain. Dan itu sudah diatur dalam peraturan Menteri PUPR," kata Anies di Stasiun MRT, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

"Nah kita akan menata, tidak semua tempat nantinya dibagi antara pejalan kaki dengan kegiatan ekonomi. Nanti semuanya akan diatur, jangan sampai kita berpandangan bahwa trotoar harus steril dari PKL, trotoar hanya untuk pejalan kaki, tidak," ujar Anies.

Halaman

(aik/zlf)