Beroperasi 3 Tahun, Gudang 2 Juta Pil Hexymer di Jakut Beromzet Rp 20,5 M

Yogi Ernest - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 13:38 WIB
Polres Jakut bongkar gudang pil hexymer
Polres Jakut membongkar gudang pil Hexymer. (Yogi Ernest/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyita 2 juta lebih pil Hexymer dari sebuah gudang obat-obatan ilegal di Jakarta Utara. Gudang yang sudah beroperasi selama 3 tahun itu memiliki omzet hingga puluhan miliar rupiah.

"Untuk informasi di apotek dengan resep resmi satu butir ini kalau asli dihargai Rp 100 ribu. Kalau ini misalnya dihargai Rp 10 ribu saja maka dikalikan 2,4 juta butir obat dapat Rp 20,5 miliar dari total dua jenis obat ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso 1, Jakarta Utara, Jumat (21/2/2020).

Gudang tersebut berlokasi di Kampung Mangga, Kelurahan Tugu Koja, Jakarta Utara. Di lokasi tersebut, polisi menangkap seorang tersangka berinisial ZK.

Yusri melanjutkan ZK menjual obat-obatan tersebut ke toko-toko obat di kawasan Jakarta Utara dan sekitarnya. ZK mengambil untung sekitar Rp 20 ribu per butir dari setiap pil yang dia jual.

"Satu kotak dihargai Rp 210 ribu (dari distributor), ZK jual Rp 230 ribu ke toko-toko obat," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2