Dewan Pers: Eksplorasi Data Sangat Penting Dalam Penyajian Informasi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 19:50 WIB
Dialog SMSI dengan Ketua Dewan Pers M Nuh
Foto: Dialog SMSI dengan Ketua Dewan Pers M Nuh (dok istimewa)
Jakarta -

Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh bicara mengenai pentingnya eksplorasi data dalam sebuah informasi. Menurut Nuh eksplorasi data ataupun penjajakan pada sebuah data itu sangat penting dilakukan di era digital ini, hal ini bertujuan untuk menumbuhkan pengetahuan baru di masyarakat.

Hal itu dikatakan Nuh dalam dialog dengan Wakil Ketua Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) M Hatta Rajasa, dan jajaran pengurus SMSI Pusat. Acara itu berlangsung di Gedung 6, Jalan Darmawangsa Raya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/2) malam.

"Lantas, siapa pun yang tidak mengeksplor ini (data, red) tentu akan tertinggal. Lalu apa golnya, tentu saja knowledge (Ilmu Pengetahuan). Mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka pendekatannya knowledge. Ini ada perkembangan society, lalu dijajarkan pada imaginer, di bawahnya ada basis, hasilnya fisik. Nah ini menjadi kombinasi yang memanfaatkan big data dan bermanfaat," kata Nuh.

Menurutnya, jika awalnya, media hanya mengangkat suatu peristiwa, sekarang, akan lebih mendalam. Dia pun mencontohkan suatu media yang menyajikan informasi sebuah peristiwa kecelakaan.

"Di depan itu misalnya ada peristiwa tabrakan. Dulu ya ditulisnya peristiwa. Tapi saat ini, semua dikombinasi. Mengapa sampai ada peristiwa tabrakan itu, bagaimana kondisi jalannya, dan masih banyak lagi lainnya yang secara jelas menuangkan data. Nah inilah pendekatan knowledge itu. Maka seperti saya sebutkan di awal, pentingnya mengekplorasi sebuah data," terang dia.


Oleh karena itu, Nuh juga menyambut baik, program prioritas SMSI yang saat ini sedang proses tahap akhir menjadi konstituen Dewan Pers. Dia juga mengingatkan agar SMSI mengutamakan nilai fakta dalam penyajian sebuah berita atau informasi.

"Dewan pers sangat menyambut baik apa yang menjadi harapan besar SMSI. Tahapan pun terus berjalan. Kalau pun ada yang tertinggal dalam proses faktual, pemenuhan syaratnya harus bolak-balik dan menunggu, ya maknai saja ini bagian dari proses itu," tuturnya.

Dewan Pers: Eksplorasi Data Sangat Penting Dalam Penyajian InformasiFoto: Dialog SMSI dengan Ketua Dewan Pers M Nuh (dok istimewa)



Dalam dialog ini, Wakil Ketua Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) M Hatta Rajasa juga memberikan pemaparan tentang media siber dan tantangan SDGs (Sustainable Development Goals) atau tujuan pembangunan berkelanjutan yang memiliki agenda utama mengurangi kemiskinan dunia. Dia menyebut program ini adalah program yang dicetuskan Presiden RI ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SDGs sebuah program yang telah dikukuhkan bulan Mei 2013. SBY saat itu bersama dengan Perdana Menteri Inggris Raya David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johson-Sirleaf dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jan Eliasson yang pada saat itu bertindak sebagai moderator. "Tiga pemimpin bersama High Level Panel of Eminent Persons membahasnya. Dari Sustainable Development Agenda, tujuannya mengurangi secara signifikan kemiskinan sehingga bisa meningkatkan taraf hidup bangsa-bangsa di dunia dengan cara melaksanakan pembangunan yang disebut dengan sustainable development. Jadi yang namanya miskin ya, ya tuntas seperti misinya," kata Nuh.

Hatta juga bicara pentingnya memberi perhatian khusus kepada media yang bergerak di sektor digitalisasi agar mendapatkan sumber daya yang baik. Dia juga mengusulkan adanya dana intensif untuk mendorong percepatan pemanfaatan teknologi yang berbasis big data, sebab, kata Hatta, Bank Dunia menyebut Indonesia masih diurutan 100 ke bawah dalam pemaanfaatan teknologi berbasis big data.

Selanjutnya
Halaman
1 2