Disebut Menginjak dan Pukul Korban, Eksekutor Pupung-Dana Membantah

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 19:32 WIB
Dua eksekutor pembunuh Pupung dan Dana menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Selatan. Keduanya didakwa jaksa melakukan pembunuhan dengan sengaja.
Dua terdakwa pembunuh Pupung dan Dana (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Penyidik Polda Metro Jaya dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dua eksekutor Edi Candra Purnama alias Pupung dan M Adi Pradana alias Dana. Saksi menyebut terdakwa Kusumawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng bersedia melakukan pembunuhan setelah dijanjikan uang oleh Aulia Kesuma.

Penyidik Polda Metro Jaya, Sigit, awalnya menceritakan penangkapan kedua terdakwa. Dia juga membeberkan pengakuan Aulia Kesuma selama proses pemeriksaan.

Terkait peran kedua eksekutor, Sigit menyebut awalnya Sugeng dan Agus enggan melakukan pembunuhan. Namun keduanya akhirnya melakukan perbuatan itu setelah dijanjikan uang oleh Aulia.

"Dijanjikan Rp 500 juta itu makanya dia mau. Dia (terdakwa) membenarkan," kata Sigit dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Kedua eksekutor, kata Sigit juga, ikut memukul dan menginjak korban Pupung saat kejadian. Mereka juga diminta membakar jasad korban namun batal karena merasa kasihan.

"Ada yang memukul, menginjak leher," ujar Sigit.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3