Resmikan Bank Wakaf Mikro, Ma'ruf Harap Ponpes Tak Hanya Lahirkan Kiai

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 14:24 WIB
Maruf Amin (Dwi Andayani/detikcom)
Foto: Ma'ruf Amin (Dwi Andayani/detikcom)
Lombok -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meresmikan Bank Wakaf Mikro ATQIA di Pondok Pesantren NU Al-Manshuriyah. Ma'ruf punya harapan banyak soal bank wakaf mikro di pesantren ini.

"Saya ucapkan selamat dengan berdirinya bank wakaf ini, saya kira ini salah satu komitmen pemerintah untuk mengembangkan, memberikan kemudahan usaha melalui permodalan, tidak hanya yang besar tapi juga melalui lembaga yang mikro, usaha kecil, UMKM," ujar Ma'ruf dalam sambutannya di Ponpes NU Al-Manshuriah, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (20/2/2020).

Ma'ruf mengatakan, selama ini perkembangan bank wakaf berjalan lambat. Namun, dia menyebut ke depannya pemerintah akan membantu perkembangan bank wakaf mikro.

"Memang selama ini bank wakaf mikro ini jalannya agak pelan, karena menunggu bantuan menunggu donasi. Ke depan akan kita dorong supaya tidak hanya menunggu donasi, supaya SCR dari BUMN juga nanti digunakan untuk membangun bank wakaf," tuturnya.

Ma'ruf menyebut, pemerintah memiliki komitmen untuk mengembangkan ekonomi syariah. Hal ini menurutnya dibuktikan dengan adanya komite nasional ekonomi dan keuangan syariah.

"Pemerintah memang memiliki komitmen yang besar untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Oleh karena itu pemerintah membentuk lembaga namanya komisi nasional keuangan syariah, sekarang namannya KNEKS yaitu komite nasional ekonomi dan keuangan syariah," kata Ma'ruf.

Dia menilai, bank wakaf mikro ini dilakukan di ponpes agar ponpes tidak hanya menlahirkan kiai. Namun juga ikut menjadi penguat pembiayaan ekonomi.

"Pesantren harus mengambil bagian tidak hanya menyiapkan orang yang nantinya akan jadi kiai, tapi juga jadi pusat penguatan pembiayaan ekonomi dan bahan pusat penyiapan tenaga-tenaga terampil, dengan adanya pusat latihan kerja dan juga pusat pengembangan produksi," tuturnya.

Tonton juga video Cadangan Devisa Indonesia Menggemuk di Januari:

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/gbr)