Milenial Asal Cirebon Ini Rasakan Mudahnya Daftar Berobat Via Aplikasi

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 13:21 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: Dok BPJS Kesehatan
Jakarta -

Memasuki musim penghujan, banyak masyarakat yang mengantisipasinya dengan tetap menjaga kondisi kesehatan mereka. Salah satunya adalah Ariq Muzaffar (18) yang memanfaatkan program JKN-KIS untuk berobat.

Memang pada musim penghujan, sering mengakibatkan perubahan suhu secara tiba-tiba. Inilah yang membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit. Dengan demikian, memiliki jaminan kesehatan dirasa sangat penting untuk menemani masyarakat menghadapi kondisi tersebut.

Remaja asal Kota Cirebon itu merupakan salah satu peserta JKN-KIS juga merasakan efek dari musim penghujan itu. Ariq terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dikarenakan orang tuanya merupakan seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Selama menjadi peserta JKN-KIS, Ariq telah merasakan manfaat dari keberadaan program yang telah hadir sejak tahun 2014 ini. Apalagi memasuki musim penghujan di mana dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuhnya.

"Kalau lagi musim hujan gini nih, kadang suka sakit tenggorokan. Kalau sudah sakit, biasanya saya langsung berobat ke Klinik Pratama Poskes 03.10.14 Kota Cirebon ini," ucap Ariq dalam keterangan tertulis, Kamis (20/2/2020).

Ia juga mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan terutama terkait aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN telah sangat bermanfaat baginya, apalagi dengan aplikasi tersebut, kini ia dapat mengambil antrean tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Klinik Pratama Poskes 03.10.14 Kota Cirebon merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cirebon yang telah menerapkan antrean elektronik tersebut.

"Tadi saya pakai aplikasi Mobile JKN buat ambil antrean di Poskes Ciremai. Beneran bisa ternyata ya, nanti saya pasti pakai antrean online lagi kalau berobat ke Poskes Ciremai," ujarnya.

Selain digunakan untuk berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), remaja yang tinggal di Kabupaten Cirebon ini juga pernah memanfaatkan kartu kepesertaan JKN-KIS di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Pada tahun 2018 lalu, Ariq sempat di rawat di Rumah Sakit Ciremai Kota Cirebon. Tak sampai seminggu, ia pun sudah diizinkan pulang dikarenakan kondisi tubuhnya sudah stabil.

"Pernah saya di rawat di Rumah Sakit Ciremai waktu 2018. Kata dokter gejalanya gejala tifus. Untungnya saya cepet sembuh" ujar Ariq.

Selama menggunakan kartu JKN-KIS, Ariq merasa pelayanan yang ia terima sangat baik. Terlebih, pelayanan yang diberikan oleh perawat maupun dokter yang mengobatinya sangat ramah. Ia tidak pernah merasa di beda-bedakan dengan pasien lainnya.

Ariq juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang telah didapatkan sampai dengan saat ini.

(ega/ega)