Survei Kepuasan di Bawah 50%, Ma'ruf: Penilaian Tidak Cukup 100 Hari

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 20:18 WIB
Wapres Maruf
Wapres Ma'ruf Amin (Lisye/detikcom)

Ma'ruf menyebut survei yang dilakukan Indo Barometer memiliki dasar. Namun dia menyebut survei itu tak dapat mengukur kinerja secara keseluruhan.

"Berdasar, tapi tidak berarti itu senyatanya seperti itu. Melalui pendapat umum yang diambil, yang didapat dari media," kata Ma'ruf.

Diketahui, Indo Barometer melakukan survei terhadap masyarakat untuk mengevaluasi kinerja 100 hari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Hasilnya, kepuasan publik lebih besar terhadap Presiden Jokowi dibanding Wapres Ma'ruf Amin.

Sementara itu, tingkat kepuasan masyarakat kepada Ma'ruf Amin sebesar 49,6 persen, sedangkan yang tidak puas sebesar 37,5 persen. Sebagai perbandingan pada survei Indo Barometer pada Maret 2015, Wakil Presiden Indonesia kala itu, Jusuf Kalla, mendapatkan tingkat kepuasan sebesar 53,3 persen dan tidak puas 38,8 persen.

"Dalam 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, sebesar 70,1 persen publik puas atas kerja Presiden Joko Widodo. Yang tidak puas 27,4 persen," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Ksatria Arya Wira Room, 1st Floor, Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (16/2).

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden pada 9-15 Januari 2020. Adapun teknik pengumpulan data berupa wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan margin of error sebesar 2,83 persen.


(dwia/aud)