Round-Up

Antiklimaks Pencarian Fakta 'Delay' Harun Masiku

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 20:00 WIB
Tim gabungan bentukan Menkum HAM paparkan data perlintasan Harun Masiku yang sempat delay. Kesalahan data perlintasan Harun Masiku diketahui murni pada sistem
Tim gabungan bentukan Yasonna Laoly saat memberikan klarifikasi mengenai data perlintasan Harun Masiku (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang saja bernama Harun Masiku membuat geger dunia penegakan hukum Tanah Air. Kini persoalan kembalinya mantan caleg PDIP itu ke Jakarta yang sempat simpang-siur berujung antiklimaks.

Harun Masiku berstatus tersangka pada 9 Januari 2020 berkaitan dengan dugaan suap terkait pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR yang ditangani KPK. Namun keberadaan Harun Masiku saat itu tidak jelas.

Belakangan diketahui bila Harun Masiku sudah pergi ke luar negeri, tepatnya Singapura, sejak 6 Januari 2020. Informasi ini didapat KPK dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Saat itu Harun Masiku disebut belum kembali ke Indonesia, setidaknya seperti disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 16 Januari 2020.

Namun nyatanya informasi lain menyebutkan bila Harun Masiku sebetulnya sudah kembali ke Tanah Air pada 7 Januari 2020 atau sehari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Kabar ini turut dibenarkan istri Harun, Hilda, kepada detikcom pada Selasa, 21 Januari 2020.

"Kalau tanggal 7 Januari dia sudah balik Jakarta. Dia sempat kasih kabar jam 12 malam, katanya sudah tiba di Jakarta. Itu terakhir komunikasinya," ujar Hilda saat itu.

Sehari setelahnya yaitu pada 22 Januari 2020, Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronny F Sompie menyampaikan kekeliruan informasi bila Harun Masiku masih di luar negeri. Ronny mengatakan bila Harun sudah kembali ke Jakarta pada tanggal 7 Januari 2020. Ronny menyebut adanya 'delay' dalam data perlintasan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta saat Harun terekam kamera pengawas tiba di Jakarta. Informasi itu disebut Ronny baru dipastikan melalui pendalaman pada 19 Januari 2020.

"Kemenkum HAM tidak bersikap resisten, kami justru terbuka kepada media, kepada siapa pun yang ingin memberikan koreksi, tapi kami juga tidak melakukan kebohongan, tidak merekayasa data," kata Ronny Sompie pada Jumat (24/1) sewaktu masih aktif sebagai Dirjen Imigrasi.

Simak Video "Tangkapan Layar CCTV soal Momen Harun Masiku di Bandara Soetta"

Selanjutnya
Halaman
1 2 3