Penjemputan Jenazah Korban Jatuh Heli MI-17 di Kendari Diwarnai Haru

Sitti Harlina - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 21:08 WIB
Upacara penjemputan korban jatuh heli MI-17 di Kendari (Sitti Harlina/detikcom)
Upacara penjemputan korban jatuhnya heli MI-17 di Kendari. (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Dandrem 143 Haluoleo Kolonel Infantri Yustinus Nono Yulianto memimpin penjemputan jenazah Praka Anumerta Risno yang digelar di Pangkalan TNI Angkatan Udara Haluoleo. Praka Risno merupakan salah satu prajurit korban jatuhnya helikopter MI-17 di Papua.

Praka Risno mendapatkan penghormatan berupa kenaikan pangkat satu tingkat. Dia merupakan anggota TNI Yonif 725 Woroagi.

Pesawat khusus TNI AU yang mengangkut jenazah Praka Anumerta Risno tiba di Pangkalan TNI AU sekitar pukul 19.45 Wita, Selasa (18/2/2020). Upacara penjemputan jenazah dimulai pukul 20.05 Wita.

Pantauan detikcom, saat upacara penjemputan tampak beberapa istri dari TNI menitikkan air mata. Sesekali tampak mereka mengusap air mata.

Turut hadir dalam upacara penjemputan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka. Mayjen Andi mengatakan usai penjemputan, jenazah Praka Risno akan dibawa ke batalion.

"Kita bawa ke batalion, setelah itu besoknya jenazah akan langsung dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Buton Utara," ujar Andi di lokasi.

Dia mengatakan ada lima anggota dari Yonif 725 Woroagi yang menjadi korban jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD.

"Ada lima anggota kita yang gugur, satu orang ini merupakan putra asli daerah dari Sultra," pungkasnya.

(jbr/jbr)