BNN: Uang Rp 2 M di Rekening H Podda Sudah Diserahkan ke Kejaksaan

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 17:03 WIB
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari
Foto: Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari. (Farih-detikcom)

Sementara itu, Arman menyebut sisa uang yang disita yakni Rp 500 juta disebut tidak terkait dengan hasil transaksi narkotika tersangka Agus Sulo. Arman mengatakan pada 11 Februari 2020 telah membuka kembali rekening H Podda.

"Kemudian sisa uang yang Rp 500 juta itu tidak terkait dengan narkotika, sehingga pada tanggal 11 Februari 2020 lalu kami sudah melakukan pembukaan (rekening), jadi tidak lagi diblokir," katanya.

Arman menuturkan polisi menerima laporan terkait kasus penggelapan uang yang melibatkan Kepala Cabang Bank Mandiri Sidrap, Andi Rahmat dan satu karyawannya, Rosmi. Kini, kata Arman, keduanya telah ditahan dan divonis 4 tahun penjara.

"Oleh karena itu BNN dalam hal ini tidak ada kaitan lagi dengan kasus yang terjadi di Mandiri sekarang. Karena seluruh proses sudah dijalani. Barbuk yang ada di rekening H Podda sudah diserahkan kepada kejaksaan selanjutnya ke pengadilan dan tersangka sudah divonis 8 tahun," pungkasnya.

selanjutnya
Halaman

(fas/idh)