Izin Dicabut Pemprov DKI, Black Owl PIK Tutup Malam Ini

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 19:57 WIB
Black Owl tutup malam ini (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Foto: Black Owl tutup malam ini (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Tempat hiburan malam berkonsep restoran & bar Black Owl di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara hari ini tidak dibuka pasca pencabutan izin usaha dari Pemprov DKI Jakarta. Manajemen Black Owl mengatakan pihaknya taat pada aturan yang ada.

Pantauan di Black Owl, Jalan Pantai Indah Selatan, Kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 19.13 WIB, kafe tersebut tampak ditutup. Tidak ada pengunjung yang datang ke lokasi.

Sementara itu tampak sejumlah satpam berjaga di depan pintu masuk. Pihak manajemen membenarkan bahwa malam ini Black Owl tidak melayani pembeli.

"Malam ini kita close pasti. Kita ikut arahan, arahan kalau memang kita memang udah ditutup, kita close. Tentu nanti langkah-langkah apa yang kita ambil atau apa yang kita mau," ujar Komisaris Utama Black Owl, Efrat Tio di lokasi.

Tio mengatakan pihaknya baru menerima pencabutan izin usaha itu via email. Dia mengaku akan menemui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov DKI Jakarta untuk meminta penjelasan.

"Kita masih belum ketemu sama Dinas Pariwisata. Kita mau tanya apa sih detailnya kenapa kita ditutup. Nanti dari situ kita baru bisa lihat langkah lanjutnya apa," kata dia.

Tio telah menginstruksikan seluruh karyawannya bahwa tidak ada kegiatan di Black Owl malam ini. Dia juga menunggu langkah lebih lanjut setelah bertemu dengan Pemprov DKI.

"Tidak ada kegiatan yang sekarang tidak akan ada. Karyawan ya kita breafing, mungkin besok saya perintahkan kita nggak tahu apa yang kita lalukan untuk karyawan kita. Sementara ini kita menunggu dari Pemprov dari apa secara langsung ke kita," sebut Tio.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mencabut izin usaha PT Murino Berkarya Indonesia selaku pemilik usaha Restaurant dan Pub Black Owl di PIK. Pencabutan tersebut buntut dari ditemukannya 12 pengunjung positif narkoba.

Kepala Disparekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia telah melakukan investigasi terkait hal itu. Hasilnya menurut Cucu, pihak manajemen diskotek diduga lalai terhadap pengawasan.

"Ya sampai ada laporan-laporan masyarakat terus Polda tindak lanjuti dengan razia dan ada yang positif 12 orang berarti lalai manajemennnya," kata Cucu, ketika dikonfirmasi, Senin (17/2).

Simak Video "Izinnya Dicabut, Black Owl Siap Melawan"

[Gambas:Video 20detik]

(lir/gbr)