Pembersihan Radioaktif di Tangsel Ditunda karena Hujan, 28 Drum Diangkut

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 15:22 WIB
Pengangkutan limbah radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dilanjutkan (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Batan, Heru Umbara (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Serpong -

Proses clean up di area terpapar radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dihentikan untuk hari ini. Pengerjaan dihentikan karena turun hujan.

Pantauan detikcom, Senin (17/2/2020), hujan turun di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel. Proses pengambilan tanah radioaktif di perumahan Batan Indah dihentikan. Meski demikian, ekskavator masih berada di sekitaran area radioaktif.

Beberapa petugas masih ada di sekitar lokasi. Dengan memakai peralatan safety dan membawa RDMS-MONA, mereka terlihat melakukan mapping.

"Karena kondisi yang tidak memungkinkan, kita akhirnya hari ini, (proses clean up) ditunda kembali karena hujan. Hari ini sebagai update, kami sudah mengumpulkan 28 drum," kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Heru Umbara, di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel.

Heru menambahkan proses clean up akan dilanjutkan besok dari pukul 09.00 WIB. Dia mengatakan, proses pengambilan limbah radioaktif dihentikan karena faktor keselamatan petugas.

"Banyak genangan air di lokasi. Teknis (pengerjaan dihentikan), hujan kan. Kalau nggak ujan kita akan teruskan," ucap dia.

Heru pun mengatakan, total keseluruhan drum berisi tanah radioaktif yang sudah diangkut petugas ada 115 drum. Dia menjelaskan, proses clean up akan dilakukan selama 20 hari.

"Kalau toh bisa diselesaikan 20 hari, Alhamdulillah. Ini sekarang sudah (hari) kelima. Jadi seperti itu," ujar Heru.

Simak Video "Batan Sudah Angkut 87 Drum Paparan Limbah Radioaktif"

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/gbr)