Sempat Bicara 'Salah Sendiri Beli', Menkes Jelaskan Harga Masker Mahal

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 13:25 WIB
Anggota Komisi IX Ribka Tjiptaning dari Fraksi PDIP berbicara soal singkatan korona yakni komunitas rondo mempesona.
Foto: Menkes Terawan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Harga masker di pasaran meroket terkait heboh virus corona. Menkes Terawan yang sempat menyalahkan orang-orang sehat yang membeli masker, kini menjelaskan alasan mengapa harga masker melonjak.

"Pasar akan bermain. Kita cegah pakai apapun, pakai peraturan apapun tetap tidak bisa karena pasar akan bermain," kata Terawan di gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Terawan menyebut sebaiknya yang memakai masker adalah orang-orang sakit atau yang berisiko tertular karena pekerjaan. Dia menyebut masyarakat sehat sebaiknya tidak perlu memakai masker.

"Karena itu saya menekankan dari WHO mengatakan yang pakai (masker) itu yang sakit, yang kedua yang bekerja di tempat risiko tinggi RS dengan penyakit infeksi, di ICU pun kalau bukan penyakit menular nggak pakai mereka. Sama saja mereka hanya cuci tangan, atau di kamar operasi. Jadi semua di tempat-tempat yang berisiko pakai masker," ucap Terawan.

"Yang tidak berisiko, masyarakat sehat tidak perlu pakai masker. Perlu juga dibuka dari NUAID kan sama," imbuh dia.

Simak Video "Tiba di Korea Selatan, Bong Joon Ho 'Parasite' Bahas Virus Corona"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2