Ma'ruf Kumpulkan Menteri di Rumah Dinasnya Bahas Penutupan Tambang Ilegal

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 11:08 WIB
Maruf Amin (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Ma'ruf Amin (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengumpulkan sejumlah menteri di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut membahas pemanfaatan lahan pasca-tambang dan penutupan tambang ilegal.

"Pagi ini kami rapat koordinasi dari berbagai kementerian ada KLHK, Kemendagri, PUPR, juga dengan Polri dan juga Kepala BNPB," ujar Ma'ruf di kediamannya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Ma'ruf mengatakan pertemuan itu membahas tindak lanjut atas kerusakan lahan tambang serta strategi pencegahan terjadinya bencana akibat lahan tambang itu.

"Yang kita bahas masalah dampak akibat terjadinya kerusakan lahan tambang, longsor, bencana, kemudian juga akibat merkuri yang mengakibatkan banyak masyarakat yang cacat. Kemudian menjadi apa yang harus kita atasi, hadapi," katanya.

Ma'ruf menyebut ada beberapa kesimpulan dari rapat itu. Di antaranya, pemerintah akan menutup tambang yang tidak memiliki izin serta pembinaan tambang unit kecil.

"Dari berbagai pembicaraan tadi, berbagai kesimpulan, yaitu menindaklanjuti arahan Presiden tentang penutupan pertambangan tanpa izin. Menegakkan hukum, kemudian solusi bagi tambang unit kecil, yaitu pembinaan," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2