Hari AIDS Sedunia
JK: Kampanye Kondom Tak Populis
Kamis, 01 Des 2005 12:45 WIB
Jakarta - Jumlah penderita AIDS di Indonesia semakin lama semakin banyak. Negeri ini di tepi jurang epidemi AIDS. Namun disesalkan, kampanye pemberantasan AIDS seperti kampanye penggunaan kondom tergolong tidak populis.Wakil Presiden Jusuf Kalla, di sela-sela peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember, kembali menginstruksikan kepada daerah-daerah untuk melaksanakan program kesehatan, termasuk pemberantasan AIDS secara benar."Kalau mau populis, tidak usah ikut pertemuan hari ini. Yang penting adalah jumlah penderita AIDS yang positif tahun depan menurun," kata Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (1/12/2005).Menurut Kalla, selama ini dalam pelaksanaan program kesehatan, Indonesia terlalu banyak melakukan pencanangan seperti hari AIDS, pemberantasan polio, flu burung, dan sebagainya. Tapi ironisnya, acara seremonial tersebut tidak diikuti dengan pelaksanaan program di lapangan secara tegas dan konsisten, sehingga terus memakan korban."Tiap hari kita canangkan, tahun depan lagi lupa. Yang kita perlukan sekarang adalah melaksanakan program kesehatan secara benar," terangnya.Sementara itu Menko Kesra Alwi Shihab dalam sambutannya mengatakan, jumlah penderita AIDS di Indonesia dari hari ke hari menunjukkan kenaikan. Saat ini jumlah penderita yang tercatat sekitar 8.200 orang. Tapi Alwi yakin angka itu merupakan gunung es, jadi jumlah penderita yang sebenarnya jauh lebih besar dari angka tersebut.Alwi pun merujuk laporan UNAIDS yang memprediksi penderita AIDS di Indonesia lebih dari 100 ribu orang.
(san/)











































