Limbah Radioaktif di Kompleks Batan Diangkut Truk, Ada 27 Drum

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 16 Feb 2020 12:31 WIB
Pembersihan limbah radioaktif di Komplek Batan (Sachril Agustin-detikcom)
Pembersihan kawasan dari limbah radioaktif di Kompleks Batan. (Sachril Agustin/detikcom)

Heru mengatakan kelompok kedua telah mengambil 12 drum. Dari pengambilan tanah ini, diketahui dosis tanahnya lebih rendah ketimbang drum yang telah diangkut kelompok pertama.

"Hasil dari penerimaan paparan lebih kecil lagi. Karena mungkin di kelompok pertama tadi sudah terangkat banyak. Jadi penerimaan dosisnya antara 2-10 mikrosirvert. Bahkan ada yang nol koma," ungkapnya.

Dia pun mengatakan mapping terus dilakukan untuk proses pengambilan zat radioaktif ini. Tanah yang terpapar zat radioaktif, sambungnya, diambil dengan mengeruk tanah.

"Jadi yang sudah dilakukan (pengerukan) 10. Sekarang itu kan tidak dikeruk, kita mengambil dari yang sudah dikeruk. Ini kan ada gundukan tanah. Mungkin nanti kalau paparannya masih ada di atas, kita akan lanjutkan pengerukan. Kita lakukan per 10 sentimeter," pungkasnya.

Terpantau di lokasi, drum-drum masih ditaruh di daerah yang terkena zat radioaktif. Petugas masih melakukan clean up. Police line pun masih terpasang.

Terpantau juga, 1 truk ada di sekitar lokasi untuk membawa drum berisi tanah yang telah diambil ke PLTR.


(zlf/zlf)