Round-Up

Menyelamatkan Buaya Berkalung Ban dengan Pancingan Ayam 'Terbang'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 20:07 WIB
Tim penyelamat yang dibentuk Kementrian LHK dan ahli buaya asal Australia mencoba mengevakuasi buaya berkalung ban dengan bantuan pesawat tanpa awak (Drone).pada Kamis (13/02/2020).ANTARA/HO/M RIFKI
Foto: Tim penyelamat menggunakan drone dalam upaya evakuasi buaya berkalung ban di Palu (ANTARA/HO/M Rifki)

Tim dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah (Sulteng) terus berupaya untuk menyelamatkan buaya itu. Termasuk menggunakan pesawat tanpa awak (drone). Bagaimana caranya?

Drone tersebut diterbangkan menyusuri sungai Palu. Umpan berupa ayam dan pelampung diterbangkan untuk memancing buaya sepanjang 4 meter tersebut.

Umpan ayam 'terbang' itu diharapkan dimangsa reptil itu. Sehingga buaya berkalung ban dapat teridentifikasi keberadaannya dengan tanda pelampung yang diikat bersama umpan di drone yang diterbangkan.

"Saya berharap dengan drone itu, umpan dapat dimakan dan pada umpan itu ada pelampung yang nanti kita ikut pakai perahu," ungkap pemerhati reptil asal Australia, Matt Wright, seperti dilansir Antara, Kamis (13/2/2020).

Selama bergabung dalam tim, cara yang dipakai untuk membuat buaya keluar ke permukaan air belum membuahkan hasil. Tim selanjutnya menyusuri kembali Sungai Palu dengan menggunakan perahu karet milik Polairud Polda Sulteng.

"Mudah-mudahan bisa menangkap secepatnya," kata Matt Wright.

Halaman

(idn/knv)