Kuatkan Vonis 18 Bulan Penjara, Hakim Tinggi: Gus Nur Rendahkan Martabat NU

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 17:35 WIB
Sugi Nurharja alias Gus Nur menanggapi tuntutan JPU dengan santai. Gus Nur membacakan Surat Al Fatihah setelah dituntut 2 tahun penjara atas kasus video hina NU.
Gus Nur (memakai peci) usai sidang. (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Pada 5 September 2019, jaksa menuntut Gus Nur selama 2 tahun penjara. Atas tuntutan itu, PN Surabaya menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara kepada Gus Nur dengan alasan Gus Nur telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam UU ITE.

Gus Nur tidak terima dan mengajukan banding. PT Surabaya berpandangan konten di akun 'Munjiyat Chanel' milik Gus Nur ternyata, selain ditujukan dan menyebut akun Facebook Generasi Muda NU, secara jelas menyebut Generasi Muda NU, bahkan di dalam kontennya kata-kata kotor yang tidak pantas diucapkan oleh orang yang berstatus atau bergelar 'Gus'.

"Memanggil Generasi Muda NU dengan kata-kata kotor jelas merupakan terdapat kalimat yang memanggil/menyapa Generasi Muda NU dengan penghinaan dan merendahkan martabat lembaga NU dan khususnya Generasi Muda NU," ujar majelis hakim dalam putusan yang dikutip dari website Mahkamah Agung (MA), Jumat (14/2/2020).

Duduk sebagai ketua majelis Heru Mulyono Ilwan, dengan anggota Robert Simorangkir dan Syamsul Ali. Dengan pertimbangan di atas, maka ketiganya sepakat menolak permohonan banding Gus Nur.

"Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya tanggal 24 Oktober 2019 Nomor 1233/Pid.Sus/2019/PN Sby, yang dimohonkan banding tersebut," putus majelis hakim dengan suara bulat.

Halaman

(asp/dnu)