Klinik Aborsi 903 Janin di Jakpus Promosikan Bisnisnya Lewat Website

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 16:51 WIB
Polisi membongkar praktik ilegal aborsi di klinik bernama Paseban di Jakarta Pusat. Klinik tersebut disebut telah mengaborsi 903 janin selama dua tahun.
Foto: Tersangka kasus klinik aborsi 903 janin di Jakpus (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengatakan klinik aborsi ilegal di Jakarta Pusat (Jakpus) memasarkan bisnisnya lewat website. Admin website itu adalah RM, bidan yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"(Pengungkapan kasus, red) berdasarkan informasi masyarakat, kemudian kita selidiki karena ada informasi, ada promosi di website. RM itu kan mempromosikan melalui website yang ada, kemudian ada kartu nama," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.


Hal itu disampaikan dia kepada wartawan di lokasi kejadian, Senen, Jakpus, Jumat (14/2/2020). Berbekal petunjuk itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya membuktikan adanya tindak pidana aborsi pada Selasa (11/2) siang.

"Saat itu memang sedang ada praktik aborsi, kami amankan tiga tersangka, ada saksi juga," ucap Yusri.


Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka yaitu MM alias dokter A, RM sebagai bidan, dan SI.

Selanjutnya
Halaman
1 2