Gerindra ke PAN: Koalisi Atau Oposisi Sama Mulianya

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 12:28 WIB
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Habiburokhman (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Partai Gerindra menekankan tak ingin mencampuri urusan internal PAN yang merasa akan merugi jika menjadi oposisi. Gerindra menilai oposisi ataupun koalisi sama baiknya.

"Kami tidak mau ikut campur dapur tetangga. Ini murni hak sahabat-sahabatku di PAN. Dalam sistem ketatanegaraan kita secara umum, baik koalisi maupun oposisi, sama mulianya," kata juru nicara Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Habiburokhman menuturkan, fungsi partai politik sejatinya memperjuangkan rakyat. Dengan begitu, sebut dia, apa pun sikap politik suatu partai, yang terpenting fungsi tersebut bisa dijalankan.

"Yang penting adalah bagaimana partai politik bisa melaksanakan fungsinya memperjuangkan aspirasi rakyat," jelas Habiburokhman.

Gerindra, kata Habiburokhman, menyakini sikap apapun yang nantinya diambil oleh PAN adalah yang terbaik untuk rakyat. Sebagai sesama koalisi dalam Pilpres 2019, Gerindra menyatakan menghormati apa pun keputusan PAN.

"Saya yakin PAN sebagai partai produk reformasi akan mengambil sikap yang terbaik untuk rakyat. Walaupun kami pernah koalisi, tapi kami menghormati kedaulatan masing-masing," sebut Habiburokhman.

Sebelumnya, dalam pidato penutupan Kongres PAN Zulhas menyinggung mengenai oposisi. Dia menilai PAN akan dirugikan bila ikut menjadi oposisi seperti PKS.

"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh itu teman kita partai itu akan sangat merugikan kita," kata Zulhas dalam sambutannya ketika menutup Kongres PAN di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2).

"Oleh karena itu, kita mesti menentukan positioning kita kemudian, dengan siapa kita mesti berteman. Paling tidak, kita tidak bermusuhan dengan banyak orang," sambung dia.

(zak/zap)