Muncul Petisi Bela Guru di Bekasi yang Pukul Siswa Terlambat, Sekolah Netral

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 10:54 WIB
Viral Guru SMA di Bekasi Pukul Siswa di Lapangan, Begini Ceritanya
Foto: Video viral guru pukuli siswa karena terlambat (screenshot video)
Bekasi -

Muncul petisi terkait aksi pemukulan oleh oknum guru SMAN 12 Bekasi, I, kepada siswa yang datang terlambat. Petisi berisi pembelaan itu ditujukan kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kemendikbud RI, dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Wakil Bidang Humas SMAN 12 Bekasi, Irnatiqoh, membenarkan adanya petisi di change.org itu. Ia mengatakan para siswa berinisiatif membuat petisi itu.

"Oh iya itu silakan aja anak-anak yang membuat. Kita sih guru harus di pihak yang netral. Karena kondisinya memang seperti itu, ya sudah berjalan saja," ujar Irnatiqoh ketika ditemui detikcom di SMAN 12 Bekasi, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (14/2/2020).

Para guru, sebut Irnatiqoh, telah mengetahui adanya petisi itu. Namun, petisi itu tetap dalam pantauan pihak sekolah.

"Kita memantau juga cuma sebatas memantau yang penting sekolah kondusif. Jadi kreasi anak-anak aja," ujar Irnatiqoh. Meski berita pemukulan itu viral, ia memastikan kondisi belajar mengajar tetap kondusif.

Dilihat detikcom pukul 10.32 WIB, petisi yang muncul di laman change.org itu telah ditandatangani 478 responden. Petisi itu berjudul 'Jangan Mutasi Pak Idianto'. Begini bunyi petisi itu: