Kabareskrim Jadi Ketua Tim Tuntaskan Kasus Perusakan 'Musala' Minahasa Utara

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 19:03 WIB
Irjen Listyo Sigit Prabowo (Dok. Antara)
Irjen Listyo Sigit Prabowo (Dok. Antara)
Jakarta -

Polisi masih melakukan penyidikan kasus perusakan gedung yang dijadikan rumah ibadah di Minahasa Utara. Kapolri Jenderal Idham Azis menunjuk Kabareskrim Irjen Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kapolri menunjuk Kabareskrim nanti untuk melihat, menjadi katimnya (ketua tim) untuk melihat penyidikannya seperti apa di sana," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).

Argo mengatakan saat ini polisi masih melengkapi berkas perkara. Polisi bakal segera melimpahkan berkas tersebut ke Kejaksaan jika sudah rampung.

"Nanti kita akan menunggu bagaimana perkembangannya apa, sudah selesai belum, kalau sudah selesai segera kirimkan ke jaksa," ucapnya.

Polisi telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini. Tersangka terdiri dari enam laki-laki dan dua perempuan.

"Sampai saat ini telah 8 orang yang dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka. Untuk tiga orang tersangka, yaitu YM, HK, dan NS, telah ditahan sejak Kamis, 30 Januari 2020. Sedangkan untuk dua orang tersangka, yaitu JS dan JM, telah ditahan sejak Minggu, 2 Februari 2020," jelas Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Jules A Abast kepada detikcom, Rabu (5/2).

Seperti diketahui, balai pertemuan yang dijadikan musala di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, sempat dirusak oleh sekelompok warga karena digunakan untuk beribadah, padahal belum berizin rumah ibadah. Kini, balai pertemuan itu disebut sudah bisa digunakan lagi untuk beribadah.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan balai pertemuan yang dijadikan musala di Minahasa Utara yang sebelumnya dirusak sudah bisa digunakan kembali untuk salat. Fachrul mengatakan sudah ada deklarasi damai dan permintaan maaf dari warga.

Fachrul mengatakan hari ini izin pembangunan masjid akan diproses dan sudah mendapat persetujuan serta izin dari Bupati Minahasa Utara. Jajaran pemerintah daerah setempat disebut Fachrul juga siap membantu.

Tonton juga Pria Bakar Al-Qur'an di Pemalang, Polisi Pastikan Pelaku Stres :

[Gambas:Video 20detik]

(abw/azr)