Pemprov Tak Libatkan TACB di Formula E, PDIP DKI: Ada Pembohongan Publik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 15:39 WIB
Desain Sirkuit Formula E Jakarta
Desain Sirkuit Formula E Jakarta (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menyayangkan tindakan Pemprov DKI yang ternyata tidak ada rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta soal Formula E di Kawasan Monas. Padahal, dalam surat Gubernur Anies Baswedan ke Menteri Sekretaris Negara, tertulis sudah mendapat rekomendasi TACB DKI Jakarta.

"Saya jadi kadang jadi gila sendiri nih Pemda begini. Saya berharap Pak Anies berhentilah nih. Jajarannya pada bohong," ucap anggota Fraksi PDIP DKI Jakarta Ida Mahmudah saat dihubungi, Kamis (13/2/2020).

Ida menyebut pasti ada salah satu pihak yang berbohong soal telah mendapat rekomendasi dari TACB. Namun, dia tidak menyebut Gubernur Anies Baswedan yang berbohong.

"Entahlah siapa yang bohong itu. Kalau sudah ada sanggahan kayak begini, ya pasti ada yang melakukan pembohongan publik," ucap Anies.

Ida mengingatkan agar Pemprov DKI harus menyesuaikan apa yang tertulis dalam surat dengan kenyataan di lapangan. "Sudahlah pemda DKI nggak usah banyak bohong-bohonglah," katanya.

Ida meminta agar ada rapat khusus mengenai kasus Formula E dan revitalisasi. Menurutnya, kejadian-kejadian ini harus diperhatikan.

"Karena Formula E di Komisi B saya nggak tahu (ada kajian atau tidak). Tapi karena infrastrukturnya di Komisi D ini yang buat saya prihatin," kata Ida yang jadi Ketua Komisi D tersebut.

"Nanti kalau ketua (DPRD DKI Jakarta) sudah aktif, saya mau minta ketua bikin rapat apalah sifatnya agar jadi perhatian. Ini bukan kepentingan Komisi D saja. Ini kepentingan Indonesia," ujar Ida.

Simak Video "Bocoran Agenda Wisata Jakarta di 2020"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2