Seperti di Roma, Aspal Lintasan Formula E di Monas Tak Permanen

aik - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 15:33 WIB
Kawasan Monas
Ilustrasi Monas (Foto: Rachman/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut aspal lintasan Formula E di dalam Monas, Jakarta Pusat tidak dibuat permanen. Lintasan disebut bisa dibongkar setelah penyelenggaraan selesai.

"Enggak, nanti dibongkar jadi cobblestone-nya dilapis rencana nanti dilapis udah selesai dibongkar lagi. Perkerjaannya itu pasang bongkar," ucap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

Sementara, untuk lintasan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Hari mengatakan akan diaspal permanen seperti biasa. "Kalau di lintasan Merdeka Selatan ya tetap lintasan jalan biasa," katanya.

Hari menjelaskan lintasan tidak permanen bukan hanya dikerjakan di Jakarta, namun juga di beberapa kota lain penyelenggara Formula E. Biasanya, kata dia, lokasi tersebut merupakan cagar budaya dan kawasan wisata.

"Seperti yang di tempat lain di luar negeri seperti di Roma, di Meksiko, juga di tempat-tempat yang seperti kaya seperti itu selesai langsung dibongkar," kata Hari.

"Di Roma kan kayak semacam cagar budaya juga. Ada cobblestone begitu, makanya nggak dibongkar tapi dilapis," ucap Hari.

Simak Video "Formula E Jakarta Jadinya di GBK?"

[Gambas:Video 20detik]

Menurut Hari sebenarnya, area yang dilapisi oleh cobblestone bukanlah yang masuk cagar budaya. Tapi, agar pekerjaan cepat dikerjakan sehingga cobblestone hanya dilapis dan tidak dibongkar.

"Yang termasuk (cagar budaya) Tugu Monas, cawan, sama simpang. Cobblestone itu dulu hotmix, kemudian begitu dibuat cobblestone dicor dulu, baru di-cabblestone. Jadi sebenarnya tidak meresap air juga itu. Makanya daripada bongkar, lama, waktu, jadi lapis aja. Kalau bongkar butuh waktu lagi," jelasnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan surat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno soal tindak lanjut persetujuan Formula E diselenggarakan di kawasan Monas. Dalam surat itu, Anies menyertakan rute lintasan yang masuk ke kawasan Monas.

Dari surat yang diterima detikcom, Selasa (11/2), surat nomor 61/-1.857.23 tersebut ditandatangani oleh Anies pada 11 Februari 2020.

Dalam rute itu, pembalap masuk ke area Monas dari Jalan Medan Merdeka Selatan sebelah barat. Lalu, menyusuri sisi barat Tugu Monas, putar balik, lalu ke bagian selatan Tugu Monas, kemudian keluar kawasan Monas menuju Jalan Medan Merdeka Selatan bagian timur.

(mae/mae)