Cuaca Buruk, Evakuasi Helikopter TNI MI-17 Batal Dilakukan Hari Ini

Saiman - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 11:18 WIB
ISTIMEWA/ Lokasi puing heli MI-17 di Papua
Lokasi puing heli MI-17 di Papua. (Foto: Istimewa)
Timika -

Proses evakuasi helikopter MI-17 milik TNI-AD yang jatuh di Pegunungan Oksibil, Papua, batal dilakukan hari ini. Dandim 1715 Letkon Inf Eko Budi mengatakan evakuasi batal dilakukan karena faktor cuaca.

"Hari ini kembali batal evakuasi, karena cuaca buruk," ujar Eko saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

Tim pencari heli MI-17 ini terdiri atas 117 anggota plus tambahan 2 satuan setingkat peleton dari Jayapura. Proses pencarian, menurut Eko Budi, memang tergantung cuaca di Oksibil.

Selain dari TNI, Kepolisian dari Polres Oksibil menyiapkan 1 peleton pasukan untuk membantu proses evakuasi. Saat ini tim evakuasi telah berkumpul di Posko di Koramil Oksibil.

Sebelumnya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab telah memastikan temuan helikopter MI-17 yang hilang Juni 2019. Puing heli TNI AD ini ditemukan di tebing Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Heli MI-17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak pada Jumat, 28 Juni 2019, saat terbang dari Bandara Oksibil, Papua. Helikopter saat itu terbang menuju Bandara Sentani, Jayapura.

Helikopter itu mengangkut 12 orang, terdiri atas 7 kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi. Heli ini digunakan dalam misi pengiriman logistik ke pos udara pengamanan perbatasan (pamtas) di Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang.

(mae/mae)