Penjelasan BEM FT UNJ Soal Isu Diskriminasi Gender yang Viral

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 22:38 WIB
Klarifikasi BEM FT UNJ soal Diskriminasi Gender dalam Poster Pengurus
Foto: Screenshot Instastory BEM FT UNJ
Jakarta -

Foto mahasiswi di poster Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (BEM FT UNJ) yang disamarkan, sempat viral di media sosial. Pengurus BEM FT UNJ mengklarifikasi hal tersebut.

"Sehubungan dengan ramainya pemberitaan yang beredar belakangan ini terkait postingan foto Badan Pengurus Harian di akun instagram pada 8 Februari. Maka dengan ini kami membuat poin-poin yang perlu kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi dan masalah yang berlarut-larut," tulis Ketua BEM FT UNJ Ibrahim Katoni Baurekso pada story akun Instagram @bemftunj, Selasa (11/2/2020).

Ibrahim menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang tersinggung terhadap postingan foto tersebut. Menurutnya, masukan dan kritikan yang ada menjadi bahan evaluasi bagi BEM FT UNJ.

"Mohon maaf jika ada pihak yang merasa tersinggung. BEM FT UNJ sangat menerima saran dan kritik. Semoga dapat menjadi bahan evaluasi untuk kami kedepannya," tambah Ibrahim.


Berikut poin-poin penjelasan lengkap BEM FT UNJ:

1. Bahwa tidak benar adanya foto BPH perempuan diblur, melainkan diturunkan opacitynya.

2. Tidak benar adanya Feminisme, Patriarki, Sexisme di BEM FT UNJ seperti yang ditujukkan kepada kami.

3. Sebelumnya, terdapat pihak BPH wanita yang tidak menginginkan fotonya untuk dipublikasikan, namun beberapa BPH wanita yang lain tetap menginginkan untuk mempublikasikan foto mereka, sampai akhirnya timbul sebuah kesepakatan antar BPH wanita untuk tetap mempublikasikan foto mereka dengan syarat untuk menurunkan opacitynya.

4. Kami di dalam BEM FT UNJ menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan baik itu gender, suku, agama, ras dan antar golongan.


Seperti diketahui, dalam akun instagram @space.unj yang dilihat, Selasa (11/2/2020), ada foto yang menampilkan pengurus BEM FT UNJ. Di situ, tampak foto pengurus BEM perempuan memiliki pencahayaan yang dikurangi. Sementara foto pengurus BEM laki-laki tampak jelas terlihat.

Foto pengurus di BEM FT tersebut kemudian ramai dibicarakan netizen di sosial media. Ada netizen beranggapan tindakan menyamarkan foto pengurus BEM yang perempuan merupakan upaya penghapusan eksistensi terhadap perempuan.

(aud/aud)