Menteri PPPA: 1.940 Kasus Kekerasan Anak di Medsos Diadukan di 2017-2019

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 12:41 WIB
Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyebut masih banyaknya kasus kekerasan yang menimpa anak akibat penggunaan internet yang tidak terkontrol. Bintang mengatakan setidaknya 1.940 kasus dilaporkan sepanjang tahun 2017-2019.

"Kami juga dapat informasi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), itu kurang lebih dari 2017 sampai 2019 penanganan pengaduan kasus itu sampai 1.940-an hampir 2.000-an yang diadukan," kata Bintang dalam peluncuran program 'Tangkas Berinternet', di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Dari ribuan kasus yang dilaporkan tersebut, Bintang merinci 329 anak menjadi korban kejahatan seksual di media sosial. Kemudian, 426 anak menjadi korban pornografi di media sosial.

"Jumlah anak yang menjadi korban kejahatan seksual online sebanyak 329 anak, anak pelaku kejahatan seksual online sebanyak 299 anak, anak korban pornografi dari media sosial sebanyak 426 anak, anak pelaku kepemilikan media pornografi, gambar, video, dan sebagainya, sebanyak 316 anak, anak korban perundungan di media sosial sebanyak 281 dan anak pelaku perundungan di media sosial sebanyak 291 anak," paparnya.

"Sedangkan kita lihat daripada survei nasional harapan hidup anak dan remaja. Dua dari tiga anak mengalami kekerasan. Apakah itu kekerasan fisik sosial maupun emosional," imbuh Bintang.

Simak Video "Begini Jurus Jokowi Tekan Kasus Kekerasan Pada Anak"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2