Dinilai Berhasil Entaskan Kemiskinan, Walkot Banda Aceh Diapresiasi

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 20:42 WIB
Harlah PPP
Foto: Pemkot Banda Aceh
Jakarta -

Anggota DPR RI asal Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal memuji keberhasilan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam membangun Banda Aceh. Menurutnya, selama 2,5 tahun memegang pucuk pemerintahan tertinggi di ibukota Provinsi Aceh, Aminullah telah banyak membawa perubahan positif.

"Kami melihat kinerja Pak Amin, banyak hal yang berubah terutama dalam mengentaskan kemiskinan yang trennya terus menurun," ungkap Illiza dalam keterangan tertulis, Minggu (9/2/2020).

Hal itu diucapkannya pada acara peringatan Harlah ke-47 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Rumoh PMI Banda Aceh. Illiza juga memuji penataan kotanya sebagai faktor pendukung destinasi wisata dunia.

"Semakin indah dengan taman dan lampu kotanya yang berwarna-warni. Dan yang paling penting, penegakan syariat Islam juga tetap menjadi prioritas," ungkap Illiza yang juga pernah menjadi orang nomor satu di Banda Aceh.

Anggota Komisi X DPR-RI dari partai Ka'bah itu pun menyebut siap memberi dukungan penuh bagi suksesornya tersebut.

"Manfaatkan keberadaan kami di Senayan yang berjuang lewat pembentukan undang-undang yang pro kepentingan Aceh," ujar Illiza.

"Jika kita bergerak bersama, yang di daerah dan pusat, insyaallah visi 'Mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota yang Gemilang dalam Bingkai Syariah' akan bisa diwujudkan," imbuh Illiza yang tercatat sebagai satu-satunya legislator wanita asal Aceh di DPR-RI.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah mengatakan dirinya hanya melanjutkan yang sudah dikerjakan oleh pemerintahan sebelumnya.

"Sebenarnya saya hanya melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh salah satu kader terbaik PPP, Bu Illiza. Sekarang tugas saya lebih mudah, tinggal saya poles-poles saja," ungkapnya disambut applause hadirin.

Menurut mantan Dirut Bank Aceh ini, banyak program dan kebijakan pemerintahan Illiza yang ia lanjutkan, yang paling utama ialah syariat Islam yang menjadi fokus/pilar pembangunan Banda Aceh saat ini.

"Kemudian salah satu misi PPP yakni mengentaskan kemiskinan dan kebodohan juga merupakan prioritas pemerintahan Amin-Zainal," ungkapnya.

Ia lalu menjabarkan sejumlah pencapaian Banda Aceh dalam kurun waktu 2-3 tahun terakhir. Misalnya kemiskinan yang pada 2017 berada pada angka 7,41%, mampu diturunkan menjadi 7,25% pada 2018.

"Harapan ke depan bisa terus kita tekan hingga di bawah lima persen, di saat banyak daerah lain masih di kisaran dua digit," ujar Aminullah.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh juga naik dari 83,73 pada 2016 menjadi 84,37 pada 2018 lalu. IPM kita sekarang berada pada peringkat tiga nasional di bawah Yogyakarta dan Jaksel. Ini semua tak lepas dari pondasi yang telah diletakkan oleh pemerintahan Illiza sebelumnya," imbuhnya.

Untuk itu, Aminullah mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk partai politik dalam menghebatkan Banda Aceh. Menurutnya, dengan sinergitas dan komitmen seluruh parpol untuk mendukung Pemkot Banda Aceh, maka pembangunan akan lebih baik lagi.

"Terakhir saya ucapkan selamat hari lahir ke-47 bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Semoga pada masa mendatang semakin besar kontribusinya untuk kemajuan Indonesia, Aceh, dan Banda Aceh pada khususnya," ucap Aminullah.

Turut hadir pada acara seremoni peringatan Harlah PPP yang dirangkai dengan Maulid Nabi Muhammad 1441 Hijriah itu, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Ketua PPP Aceh Amri M Ali, Ketua PPP Banda Aceh Ilmiza Sa'aduddin Djamal, dan sejumlah anggota dewan serta Parpol di Banda Aceh.

(mul/mpr)