Tanggapan Polres Jaksel soal Sopir Taksi Online Diduga Korban Salah Tangkap

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 21:51 WIB
Ari Darmawan
Ari Darmawan dibela Hotma Sitompul (istimewa)
Jakarta -

Seorang sopir taksi online, Ari Darmawan, diduga menjadi korban salah tangkap aparat polisi. Bagaimana tanggapan Polres Jaksel selaku pihak yang menangkap Ari Darwaman?

"Kami tentunya menghormati segala keputusan hukum saat ini yang sedang berproses di pengadilan, proses penyidikan sudah selesai dan dilimpahkan untuk proses penuntutan. Setelah dituntut ada proses putusan," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP M Irwan Susanto kepada wartawan di Polres Jaksel, Jl Wijaya II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2020).

Irwan menegaskan pihaknya profesional dalam menyidik perkara tersebut. Sedangkan Irwan juga menyebut terdakwa berhak menyangkal segala dakwaan.

"Kami tentunya profesional, tentunya setiap orang bisa menyampaikan (pembelaan), tapi kan tentunya perlu dibuktikan," tuturnya.

Lebih lanjut Irwan mengatakan pihaknya terbuka menerima kritik. Akan tetapi, dia menegaskan kembali bahwa penyidik tidak melakukan kekerasan seperti yang diklaim oleh Ari Darmawan.

"Kami memang tetap perlu dikoreksi atau apa, tapi sampai saat ini kami belum mendengar itu. Pihak Satreskrim Polres Jakarta Selatan belum mendapatkan informasi bahwa ada dugaan kekerasan," ucapnya.

Irwan menyerahkan proses hukum yang sedang berlangsung di pengadilan saat ini. Ia pun meminta semua pihak menghormati segala keputusan hakim nantinya.

"Kita hormati saja proses hukum, jika memang ada upaya-upaya sesuai hukum tentunya kita hormati sebagai apa, namun kembali ke proses persidangan. Bagaimana proses persidangan, sehingga hakim memutuskan seperti apa nanti kita tunggu," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2