China Ingin Jemput Warganya di Bali Pakai Boeing, Ngurah Rai Tunggu Izin

Ferdinan - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 12:50 WIB
Sejumlah penumpang maskapai China Eastern tujuan Shanghai China mengantre untuk melakukan boarding di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/2/2020). China Eastern merupakan pesawat terakhir yang melakukan penerbangan setelah pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan memutuskan mulai tanggal 5 Februari 2020 jam 00.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan, menunda penerbangan dari dan menuju daratan Cina terkait terus berkembangnya kasus penyebaran Novel Coronavirus. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Foto: Antara Foto/Ilustrasi/ China Eastern Airlines
Denpasar -

Pemerintah China berencana menjemput warganya yang masih berada di Bali. Tapi hingga saat ini belum ada izin yang dikeluarkan terkait rencana penjemputan menggunakan pesawat China Eastern Airlines itu.

"Belum ada kabar dari Kemlu, Kemenhan, Kemenhub. Semua izin dari pihak terkait di Jakarta," ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Elfi Amir saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).

Bandara I Gusti Ngurah Rai, menurut Elfi, hanya menyiapkan slot untuk pesawat yang akan mendarat dan lepas landas. Namun hingga siang ini belum ada kejelasan 'nasib' keinginan pemerintah China menjemput warganya di Bali.

Konjen China dalam pemberitahuan awal menyebut warganya di Bali akan dijemput dengan pesawat kosong Boeing 777 maskapai China Eastern Airlines.

Pihak China, menurut Elfi, diminta mengurus permohonan penjemputan yang meliputi izin diplomatik (diplomatic clearance), izin terbang, dan izin keamanan (security clearance).

Dalam komunikasi awal, Konjen China menyebut penjemputan direncanakan hari ini, 7 Februari, pukul 15.00 Wita.

Simak Video "Bayi Baru Lahir di Wuhan Terinfeksi Virus Corona"

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fdn)